Kiat Parenting buat Moms & Dads saat pandemi Covid-19

Orang tua dan anak-anak saat ini menghadapi kondisi yang jauh dari kata normal, kondisi yang bersifat disruptif akibat pandemi Covid-19. Physical distancing, penutupan sekolah dan tempat wisata yang biasa didatangi oleh keluarga di akhir pekan, dan banyak hal lain yang perlu penyesuaian di saat New Normal.

Hal pertama yang harus Moms & Dads perhatikan adalah rasa cemas saat menghadapi kondisi tersebut adalah hal yang wajar dan normal. Cemas merupakan fungsi yang normal dan sehat yang bisa membuat kita waspada terhadap ancaman, dan membantu kita mengambil tindakan untuk melindungi diri dan keluarga. Disini Mom harus terus berupaya menekankan pemahaman bahwa tindakan-tindakan seperti rutin mencuci tangan, tidak menyentuh wajah, selalu memakai masker dan mempraktikan physical distancing adalah cara atau kebiasaan bukan hanya untuk mencegah virus untuk diri sendiri tapi menghentikan penyebarannya kepada masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, perlu adanya intensitas komunikasi yang cukup antara Mom dengan sang anak. Hal ini menjadi momen membangun kepercayaan dengan anak untuk saling terbuka, menjelaskan suatu hal jika anak tidak memahami, hingga memberikan masukan atas cerita anak. Orang tua harus lebih sabar untuk mendengar apa yang dirasakan anak dan memberi masukan mengingat bahwa anak juga mengalami kebosanan berada di rumah. Mereka tidak bertemu dengan teman-temannya dan tidak dapat bermain secara bebas di luar rumah. Dengan komunikasi yang baik, maka anak juga akan merasa lebih nyaman berada di rumah.

Dalam situasi seperti ini, orang tua harus menjadikan momen kebersamaan ini menjadi proses berharga untuk menguatkan kembali relasi orang tua dengan anak. Momen kebersamaan ini penting disadari orang tua sebagai wadah untuk menguatkan kembali komunikasi dengan anak secara terbuka, menjadi pendengar yang baik, melatih anak-anak pada ketrampilan dasar mengurus diri dan pekerjaan rumah sehari-hari, serta mendampingi anak-anak dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah.

Menurut Unicef, ada beberapa hal yang bisa Moms & Dads dan anak lakukan selama pandemi Covid-19 yang bisa Mom jadikan momen #FamilyQualityTime.

1.Bantu anak mempraktikan Physical Distancing

Physical distancing merupakan kenormalan baru yang harus selalu konsisten anak-anak praktikan selama pandemi covid-19. Moms & Dads bisa mengajarkan physical distancing dengan membuat game yang seru dan menyenangkan.

2. Berbagi tugas dalam pekerjaan rumah

Untuk pekerjaan rumah, Moms & Dads bisa membagi tugas untuk semua anggota keluarga. Untuk si kecil berikan tugas-tugas yang ringan saja ya Moms, misalnya menyapu dan membersihkan kamarnya masing-masing.

3. Mempratikkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan seru dan menyenangkan

Moms & Dads dapat mengajarkan anak PHBS dengan cara yang seru dan menyenangkan, misalnya membuat game bagaimana cara mencuci tangan dengan urutan yang benar. Selain itu, bisa diterapkan juga untuk membiasakan makan dengan sehat dan gizi seimbang.

4. Olahraga bersama

Kegiatan berolahraga secara rutin, menjadi salah satu upaya efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, seseorang menjadi lebih sehat dan tidak mudah terserang bakteri, kuman maupun virus penyebab penyakit. Untuk cara-cara berolahraga yang aman dan seru untuk dilakukan di rumah, Moms & Dads bisa intip jenis-jenisnya di sini ya..

VITAMIN… perlu gak sih?

Vitamin memiliki berbagai fungsi yang membantu mengatur metabolisme, mencegah penyakit kronis, memelihara nafsu makan, kesehatan mental dan kekebalan tubuh. Tapi apakah perlu kita mengkonsumsi vitamin?

Vitamin merupakan nutrien organic yang dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk berbagai fungsi biokimiawi dan yang umumnya tidak disintesis oleh tubuh sehingga harus dipasok dari makanan. Vitamin yang pertama kali ditemukan adalah vitamin A dan B , dan ternyata masing-masing larut dalam lemak dan larut dalam air. Kemudian ditemukan lagi vitamin-vitamin yang lain yang juga bersifat larut dalam lemak atau larut dalam air. Sifat larut dalam lemak atau larut dalam air dipakai sebagai dasar klasifikasi vitamin. Vitamin yang larut dalam air, seluruhnya diberi symbol anggota B kompleks kecuali (vitamin C ) dan vitamin larut dalam lemak yang baru ditemukan diberi symbol menurut abjad (vitamin A,D,E,K). Vitamin yang larut dalam air tidak pernah dalam keadaan toksisitas di didalam tubuh karena kelebihan vitamin ini akan dikeluarkan melalui urin.

Vitamin dapat dikategorikan dalam 2 kategori yaitu :

  1. Vitamin yang larut lemak

– Vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, K.

– Kelebihan vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan didalam liver/hati dan tidak akan dihilangkan dari tubuh.

  1. Vitamin yang larut air

– Vitamin yang larut dalam air adalah B dan C.

– Kelebihan vitamin yang larut dalam air dikeluarkan melalui urin dan keringat.

Berikut ini adalah ragam vitamin beserta sumber dan manfaatnya:

NoJenisSumberManfaat
1Vitamin AProduk mengandung susu. Minyak ikan COD. Hati. Sayuran berwarna hijau gelap dan kuning. Buah-buahan.Memperkuat sistem kekebalan tubuh. Membantu pertumbuhan tubuh anak. Menjaga kesehatan kulit. Menjaga kesehatan mata. Menjaga kesehatan tulang dan gigi. Menjaga kesehatan pernafasan dan saluran usus.
2Vitamin B1Sereal gandum. Ikan. Daging sapi. Sayur-sayuran dan kacang-kacangan.Membantu metabolisme karbohidrat dan protein. Menjaga kesehatan mulut, bibir, lidah, dan mata. Menjaga kesehatan kulit,rambut dan kuku.
3Vitamin B2Makanan yang mengandung susu. Daging sapi. Sayuran berdaun hijau. Hati. Sereal gandum. Kacang. Yogurt.Membantu metabolisme karbohidrat dan protein. Menjaga kesehatan mulut, bibir, lidah dan mata. Menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku.
4Vitamin B3Makanan mengandung susu. Daging sapi. Makanan berasal dari unggas. Sayuran. Sereal gandum.Membantu metabolisme karbohidrat dan lemak. Menjaga kesehatan kulit, lambung, lidah dan sistem pencernaan. Menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.
5Vitamin B6Makanan yang mengandung susu. Daging sapi. Sereal gandum. Sayuran berdaun hijau. Ikan.Membantu metabolisme protein. Membantu produksi sel darah merah, hormon, enzim, dan antibodi. Membantu kerja saraf.
6Vitamin B12Makanan yang mengandung susu. Ikan Telor HatiMembantu pembentukkan sel darah merah. Menjaga kesehatan sistem saraf. Meningkatkan nafsu makan. Membantu dalam proses metabolisme protein.
7Vitamin CBuah sitrus seperti jeruk mandarin, anggur, lemo, strawberry, kiwi, tomat Sayur berdaun hijau Paprika hijauMembantu sintesa kolagen, membantu pertumbuhan, dan membantu perbaikan sel, gusi, gigi, pem buluh darah dan tulang. Membantu penyembuhan setelah operasi dan sakit. Membantu penyerapan kalsium dan zat besi. Menjaga kekebalan tubuh.
8Vitamin DKuning telur Minyak ikan COD Ikan Kulit manusia akan menghasilkan vitamin D ketika terpapar sinar matahari langsung.Membantu metabolisme kalsium dan fosfor untuk menjaga kesehatan gigi, tulang dan otak. Menjaga kalsium dalam darah.
9Vitamin ESayur berdaun hijau Kacang-kacangan Kuning telurMenjaga kondisi sel dan kesehatan kulit dan jaringan. Menjaga sel darah merah. Sebagai antioksidan Menjaga kekebalan tubuh.
10Vitamin KSayur berdaun hijau Kacang kedelai Tubuh manusia dapat memproduksi vitamin K dengan bantuan bakteri di usus besar.Membantu pembekuan darah ketika terjadi luka. Mencegah terjadinya pendarahan parah. Menjaga kesehatan liver/hati.

Daya tahan tubuh berperan penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Penambahan suplemen dalam bentuk vitamin dan mineral dibutuhkan agar sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi dengan normal.

Diingatkan pula bahwa suplemen kesehatan tidak dapat menggantikan makanan secara utuh. Suplemen kesehatan juga tak memiliki khasiat untuk mengobati penyakit. Suplemen hanya menjadi ‘pelengkap’ saat nutrisi dan gizi tak tercukupi. Untuk itu, penting bagi seseorang untuk tetap memperhatikan pola makan dan kecukupan nutrisi.

BPOM juga menyarankan untuk mengonsumsi suplemen 1-1,5 jam setelah mengonsumsi obat jika Anda sedang dalam proses pengobatan tertentu. Pasalnya, beberapa kandungan suplemen dapat berinteraksi dengan obat.

Handsanitizer yang Baik

Mengenal Hand Sanitizer

Menjaga kebersihan adalah hal wajib yang harus selalu dilakukan oleh siapapun dan kapanpun. Salah satunya yang terpenting adalah menjaga kebersihan tangan, pasalnya tangan adalah bagian tubuh yang sangat rentan dan dapat dengan mudah menjadi tempat bersarangnya virus, dan bakteri.

Tangan adalah bagian tubuh yang sangat rentan menjadi tempat bersarangnya virus dan bakteri. Saat melakukan berbagai aktivitas, secara sadar maupun tidak sadar tangan sering kali berinteraksi dengan hal-hal yang dapat menebarkan kontaminasi misalnya membuka pintu, memegang tangga dan berjabat tangan. Lalu tanpa disadari, setelahnya kita makan, mengusap mata, menyentuh hidung atau mulut kita sendiri, pada saat itulah kuman atau virus dapat masuk ke tubuh kita.

Dampak yang ditimbulkan akibat kebiasaan tidak menjaga kebersihan tangan bisa berskala ringan hingga berat akibat terserang virus dan bakteri. Dan penyebarannya sendiri dapat terjadi lewat tangan, seperti flu, diare, hepatitis, H1N1 hingga penyakit COVID-19 akibat virus Corona.

Maka Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik adalah cara yang paling efektif untuk mencegah berkembangnya bakteri, kuman, dan virus, termasuk virus corona. Akan tetapi, dengan kesibukan yang harus dijalani, waktu untuk mencuci tangan menjadi sebuah masalah.

Ketika berada di tempat umum atau transportasi umum, misalnya, akan sulit menemukan air dan sabun untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tangan. Hand sanitizer hadir menjadi produk yang efektif dan efesien sebagai alternatif menjaga kebersihan dan kesehatan tangan.

Hand sanitizer adalah cairan pembersih tangan yang digunakan sebagai alternatif untuk mencuci tangan selain menggunakan sabun dan air. 

Menurut Jane Lee, Thong Pei (International Journal of Environmental Research and Public Health, 2020), Hand disinfectan secara komersial tersedia dalam beberapa tipe dan formula seperti Sabun anti-mikroba, Hand sanitizer berbasis air atau alkohol yang dibuat dalam sediaan gel, foam(busa), cream, spray, maupun tisu basah. Selain itu, The World Health Organisation (WHO) merekomendasikan Alcohol Based Hand Sanitizer (ABHS) atau Hand Sanitizer berbahan dasar alkohol karena aksinya yang cepat dan spectrumnya yang luas dalam aktivitas mikrobisidal sehingga dapat mencegah bakteri dan virus.

Didukung oleh penelitian Dixit, A & Pandey, P pad tahun 2014, Produk Hand Sanitizer yang lebih efektif adalah formula dengan bahan dasar alcohol 62-95%, karena dapat mendenaturasi protein mikroba dan menginaktivasi virus.

Selain itu, Hand sanitizer sendiri juga memiliki banyak manfaat yang perlu diketahui, seperti :

  1. Menjaga Kebersihan dan Mencegah Bakteri : Produk ini dirancang untuk membunuh kuman dan mikroorganisme berbahaya sehingga aman jika diaplikasikan pada kulit tangan apabila dilakukan dengan benar.
  2. Dapat Digunakan untuk Benda Lain : Selain digunakan pada kulit tangan, hand sanitizer juga bisa diaplikasikan untuk membersihkan benda mati di sekitar kita. Misalnya saja untuk membersihkan layar hp dan laptop, membersihkan pegangan pintu, serta alat makan saat tidak tersedianya air. 
  3. Fleksibel Saat Dibawa Bepergian:  Hand sanitizer biasanya dikemas dalam bentuk gel atau spray dalam ukuran botol yang mini, sehingga dapat dengan mudah dibawa di dalam tas kapan dan dimana saja.

Mitos dan Fakta tentang Covid-19

Mitos terkait virus Covid-19 kian masif di masyarakat. Mitos tersebut tersebar melalui berita online, media sosial dan grup Whatsapp. Masyarakat umumnya langsung percaya dengan isi yang disampaikan melalui pesan berantai tersebut walaupun belum diketahui valid atau tidaknya berita tersebut. Berikut mitos-mitos yang berkembang di masyarakat disertai faktanya:

1. Kloroquin dan Hidroksikloroquin dapat mencegah seseorang terjangkit Covid-19.
Faktanya, Kloroquin dan Hidroksikloroquin digunakan untuk terapi penyakit malaria. Obat-obat tersebut juga digunakan untuk terapi pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan syarat dibawah pengawasan dokter. Obat yang tergolong obat keras ini memiliki efek samping yang cukup serius yakni peningkatan resiko aritmia jika dikonsumsi tidak sesuai dosis sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter. Jadi obat Kloroquin dan Hidroksikloroquin bukan untuk mencegah terjangkitnya Covid-19, melainkan untuk terapi pasien Covid-19.

2. Covid-19 hanya konspirasi elite.
Faktanya, Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan –China pada bulan Desember 2019. Ilmuwan mengungkap fakta dikemudian hari bahwa Covid-19 merupakan sub-famili dari Orthocoronavirinae yang terbagi dalam 4 genus yaitu Alphacoronavirus, Betacoronavirus, Gammacoronavirus dan Deltacoronavirus dimana Alphacoronavirus dan Betacoronavirus berasal dari kelelawar. Jadi berdasarkan beberapa penelitian, Covid-19 bukan buatan manusia akan tetapi dari hewan.

3. Rebusan bawang putih dapat menyembuhkan pasien terkonfirmasi Covid-19.
Faktanya, berdasarkan sejumlah penelitian, bawang putih terbukti mempunyai aktivitas sebagai antimikroba. Akan tetapi, tidak ada penelitian yang menjelaskan bawang putih mempunyai aktivitas antivirus Covid-19.

Pustaka:
Dhama et. al.2020.Coronavirus Disease 2019 – COVID-19. Uttar Pradesh:ICAR-Indian Veterinary Research Institute.
Hafeez et al.2020. A Review of COVID-19 (Coronavirus Disease-2019) Diagnosis, Treatments and Prevention. Saharanpur:Eurasian Journal of Medicine and Oncology.
who.int. Coronavirus disease (COVID-19) advice for the public: Mythbusters [diakses 14 Agustus 2020] dari www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/myth-busters

Mitos atau Fakta Seputar Covid-19

Pandemi COVID-19 adalah peristiwa menyebarnya penyakit covid di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh corona virus jenis baru yang diberi nama SARS-Cov 2. COVID-19 pertama kali dideteksi di Kota Wuhan Provinsi Hubei, Tiongkok pada bulan Desember 2019, dan ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO pada 11 Maret 2020 hingga 23 April 2020, lebih dari 2.000.000 kasus COVID-19 telah dilaporkan di lebih dari 210 negara dan wilayah, mengakibatkan lebih dari 195,755 orang meninggal dunia dan lebih dari 781,109 orang sembuh.

bagaimana dengan Negara +62 ??

di Negara Indonesia COVID-19 masuk perkiraan awal Maret 2020, bagaimana dengan persiapan nya? apakah terjadi panic buying seperti negara-negara lain? apakah peran media berpengaruh besar terhadap penyebaran informasi?

mari kita simak beberapa hal yang berhubungan dengan COVID-19 ini apakah itu mitos atau fakta

FAKTA DAN MITOS YANG KINI BEREDAR TERKAIT VIRUS COVID-19

Informasi saat ini terkait fakta virus corona menjadi sebuah peran penting yang dapat mempengaruhi penanganan pandemi Covid-19 di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Fakta ini kerap tertutupi oleh mitos di berbagai media dimana menjadikan masyarakat di suatu wilayah rentan terpapar virus corona dan akhirnya terjangkit Covid-19.

Masyarakat kini perlu memahami fakta virus corona dan memisahkannya dari mitos yang justru menyesatkan. Tidak hanya masyarakat awam yang harus mengetahui informasi ini, tetapi juga para tenaga medis. Terutama tenaga medis yang berkaitan langsung dengan penanganan virus COVID-19.

WHO memiliki laman khusus di situsnya yang merangkum mitos dan fakta virus corona bagi masyarakat. Berikut mitos dan fakta virus COVID-19 yang dihimpun dari situs WHO dan informasi yang berkembang di masyarakat:

1. Cuaca dingin dan salju membunuh virus corona?

WHO mengatakan bahwa mitos ini tidak perlu dipercaya. Cuaca dingin tidak dapat membunuh virus corona baru atau penyakit lainnya. Suhu tubuh manusia normal tetap sekitar 36,5 derajat Celsius hingga 37 derajat Celsius, terlepas dari suhu eksternal atau cuaca. Cara paling efektif untuk melindungi diri dari virus adalah dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air.

2. Indonesia satu-satunya Negara didunia yang pemerintahnya merelakan rakyatnya menjadi  kelinci percobaan dari cina

Faktanya bukan hanya Indonesia. Sejumlah Negara juga melakukan uji coba Vaksin Sinovac, seperti Brasil, Turki, Bangladesh, dan Cile dan juga diuji cobakan kepada relawan dari wuhan bernama Xiong Zhengxing pada 13 April 2020 lalu. Tim Satgas Pemulihan Ekonomi (PEN) Budi Gunadi Sadikin juga mengungkapkan, Sinovac tidak hanya diuji klinis di Indonesia. Setiap kandidat vaksin yang masuk juga mendapat pantauan dari BPOM.

3. Mitos beberapa dampak negatif dari penggunaan masker

Klaim yang salah bila dampak penggunaan masker dapat menurangi oxygen hingga 60%, meningkatkan resiko keracunan CO2 dan virus serta bakteri yang memenuhi masker dapat terhirup kembali kedalam tubuh. faktanya WHO dan para ahli menyatakan tidak ada dampak negatif dari penggunaan masker. WHO menegaskan bahwa penggunaan masker medis yang berkepanjangan ketika digunakan secara tepat tidak akan menyebabkan keracunan CO2 maupun pengurangan oksigen. WHO juga menyarankan untuk tidak menggunakan kembali masker sekali pakai dan selalu menggantinya ketika basah.

4. Konsumsi bawang putih dapat mencegah infeksi virus corona?

Bawang putih adalah makanan sehat yang mungkin memiliki beberapa sifat antimikroba. Namun, tidak ada bukti nyata ataupun jurnal ilmiah saat ini, bahwa mengkonsumsi bawang putih telah melindungi masyarakat dari virus corona.

5. Mengkonsumsi alkohol dapat mencegah penularan virus corona ?

Tidak ada bukti bahwa konsumsi alkohol dapat mencegah korona. Alkohol hanya disarankan sebagai bahan dasar hand sanitizer untuk mencuci tangan ketika tidak tersedia air mengalir dan sabun. Justru konsumsi alkohol dapat membahayakan tubuh.

6. . Menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh membunuh virus corona ?

WHO menjelaskan, menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah memasuki tubuh. Menyemprotkan zat-zat semacam itu bisa berbahaya bagi pakaian atau selaput lendir (yaitu mata, mulut)

7.   Rutin membilas hidung dengan garam mencegah infeksi virus corona ?

Tidak ada bukti bahwa mencuci hidung dengan garam secara teratur telah melindungi orang dari infeksi virus corona baru. Ada beberapa bukti terbatas bahwa mencuci hidung dengan garam secara teratur dapat membantu orang pulih lebih cepat dari flu biasa. Tapi tidak untuk infeksi pernapasan.

8.  Antibiotik cegah virus corona?

Tidak, antibiotik tidak bekerja melawan virus, hanya bakteri. Covid-19 adalah virus dan, oleh karena itu, antibiotik tidak boleh digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan . Coronavirus baru (2019-nCoV) adalah virus dan, oleh karena itu, antibiotik tidak boleh digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan.

Namun, jika Anda dirawat di rumah sakit untuk 2019-nCoV, Anda mungkin menerima antibiotik karena koinfeksi bakteri mungkin terjadi.

9. Ada obat khusus mencegah atau mengobati virus corona?

Sampai saat ini, tidak ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati virus corona baru (Covid-19). Mereka yang terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala. Beberapa perawatan spesifik sedang diselidiki, dan akan diuji melalui uji klinis yang didukung penuh oleh WHO.

10. Pemindai termal efektif mendeteksi orang yang terinfeksi virus?

Pemindai termal efektif dalam mendeteksi orang yang mengalami demam (suhu tubuhnya di atas normal) karena infeksi dengan virus corona baru. Namun, alat itu tidak dapat mendeteksi orang yang terinfeksi virus. Ini karena dibutuhkan antara 2 dan 10 hari sebelum orang yang terinfeksi menjadi sakit dan mengalami demam.

11. Lampu desinfeksi ultraviolet membunuh virus corona?

Jangan percaya. Lampu UV tidak digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit karena radiasi UV dapat menyebabkan iritasi kulit.

12. Virus corona menyebar dari barang produksi Tiongkok?

Meskipun virus corona dapat bertahan di permukaan selama beberapa jam atau hingga beberapa hari (tergantung pada jenis permukaan), sangat kecil kemungkinan virus akan bertahan di permukaan setelah barang itu dipindahkan, diekspor dan terkena kondisi dan suhu yang berbeda. Jika kamu berpikir suatu permukaan mungkin terkontaminasi, gunakan desinfektan untuk membersihkannya. Setelah menyentuhnya, cuci tangan dengan sabun dan air.

13. Hewan peliharaan dapat menularkan virus corona ?

Saat ini, tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus corona. Cuci tangan pakai sabun setelah kontak dengan hewan peliharaan dapat melindungi dari berbagai bakteri umum seperti E coli dan Salmonella yang dapat berpindah di antara hewan peliharaan dan manusia.

Setelah penjabaran tentang MITOS mengenai virus corona, berikut beberapa FAKTA yang harus kita semua ketahui, yaitu sebagai berikut ;

  1. Virus Corona dapat menular antar manusia dengan manusia

Ya, virus corona menyebabkan penyakit pernafasan dan dapat ditularkan dari orang ke orang, biasanya setelah kontak erat dengan pasien yang terinfeksi, misalnya di tempat kerja, di rumah tangga atau fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi penularan melalui kontak langsung (melalui droplet atau melalui batuk dan bersin)

  • Daya tahan tubuh yang baik bisa mencegah kita dari Virus Corona

Pada dasarnya, tubuh manusia memiliki sistem imun untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Oleh karena itu, fungsi sistem imun perl senantiasa diaga agar daya tahan tubuh kuat.

  • Masa inkubasi virus corona diperkirakan 14 Hari,

Waktu yang diperlukan sejak/terinfeksi hingga muncul gejala disebut masa inkubasi. Saat ini masa inkubasi diperkirakan antara 2-11 hari, dan pekiraan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kasus. bisa saja gejala klinik virus muncul kemudian walau lolos thermal scanner.

  • Gejala awal tidak spesifik

Orang yang terinfeksi virus corona menunjukan gejala awal yang tidak spesifik, bahkan banyak orang yang sudah terinfeksi virus corona tetapi tidak menunjukan gejala sama sekali namun berpotensi dapat menularkan ke orang lain. Pada umumnya mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama dengan influenza, seperti demam,  batuk dan pilek. Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virus berbeda. Namun kesamaan gejala tersebut membuat kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut, sehingga pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk mengkonfirmasi apakah orang tersebut sudah terjangkit vrus corona.

  • Pasien yang terinfeksi virus corona bisa sembuh

WHO menegaskan meskipun terinfeksi Covid-19, tidak berarti membuat pasien akan memiliki virus corona seumur hidup, kebanyakan orang yang sudah terjangkit bisa sembuh dan virusnya hilang dari tubuh mereka

  • Infeksi virus corona bisa mengenai semua umur
  • Pada udara terbuka, virus dapat mati dengan alkohol
  • Tidak semua pasien dengan infeksi ini mengalami gagal napas dan meninggal

Sumber : www.infeksiemerging.kemkes.go.id

www.sehatnegriku.kemkes.go.id

http://www.straitstime.com/asia/seasia/indonesias-bio-farma-and-chinas-sinovac-to-begin-final-clinical -trials-for-covid-19

Protokol Pencegahan Penularan Virus COVID-19 pada Transportasi Umum

Di Era New Normal ini mulai diberlakukan Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB. Dimana tidak dapat dihindarkan lagi, setiap orang akan memulai aktivitasnya kembali dengan kebiasaan-kebiasaan baru. Bagi sebagian besar orang akan mengawali aktivitas dengan cara menaiki transportasi umum seperti busway, kereta, maupun angkutan kota. Transportasi umum rentan terhadap penularan infeksi Virus Covid-19. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan Virus Covid-19 pada transportasi umum, berikut diantaranya:

  • Bila sedang dalam kondisi tidak sehat, jangan memaksakan diri untuk naik transportasi umum.

Hal ini dilakukan untuk saling menjaga diri dan sesama agar dapat terhindar dari kemungkinan kita menularkan kepada orang lain atau bahkan kita yang tertular oleh orang lain. Ketika kondisi kita tidak sehat atau sakit daya tahan tubuh akan menurun dan mudah terserang penyakit dari luar.

  • Gunakan masker dan bawa hand sanitizer

Tidak hanya dipakai oleh yang sakit, masker juga harus digunakan semua orang terutama yang bepergian menggunakan kendaraan umum. Sedangkan untuk hand sanitizer digunakan sebagai alternatif bila tidak dapat mencuci tangan dengan air yang mengalir, hand sanitizer yang disarankan minimal memiliki kandungan alkohol 70%.

  • Hindari menyentuh pintu atau pegangan atau gunakan sarung tangan

Virus bisa saja masih menempel di benda-benda tertentu seperti pintu atau pegangannya, maka kita harus berhati-hati agar tidak menyentuhnya. Jika perlu dapat menggunakan sarung tangan.

  • Jaga jarak antar-penumpang

Tetap jaga jarak minimal dengan penumpang lain minimal 1 meter.

  • Jangan berbagi makanan dan minuman

Tidak ada salahnya memang untuk berbagi makanan ke sesama penumpang. Namun di tengah pandemi ini, Anda disarankan untuk meninggalkan kebiasaan tersebut. Jangan berbagi makanan dan minuman dari wadah yang sama.

  • Konsumsi makanan bergizi, air mineral dan rutin minum vitamin

Menjaga daya tahan tubuh sangatlah penting agar tidak mudah terserang penyakit. Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi serta seimbang, dibantu dengan konsumsi vitamin yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Langkah-langkah di atas adalah pencegahan penularan Virus Covid-19 pada transportasi umum yang harus diperhatikan. Hal ini diharapkan dapat melindungi orang dirumah dari penularan lebih lanjut (penularan sekunder). Semoga kita semua tetap sehat.

8 Cara Berolahraga Aman di Rumah Selama Covid-19

Menjaga kesehatan tubuh menjadi prioritas utama yang harus dilakukan setiap masyarakat di tengah pandemi virus corona saat ini. Dalam hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengimbau beberapa upaya yang harus dilakukan untuk mencegah penularan virus yang semakin meluas di masyarakat. Seperti rajin mencuci tangan, menjaga jarak fisik, melakukan etika batuk dan bersin yang benar, menjaga asupan nutrisi yang baik, serta melakukan olahraga secara rutin.

Kegiatan berolahraga secara rutin, menjadi salah satu upaya efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, seseorang menjadi lebih sehat dan tidak mudah terserang bakteri, kuman maupun virus penyebab penyakit.

Kegiatan olahraga ini tentu saja masih dapat dilakukan di rumah, selama kebijakan pembatasan sosial masih dilakukan.

Ada 8 cara berolahraga yang dapat dilakukan di rumah :

1. Stretching di rumah

Kalau kamu memang nggak pernah melakukan olahraga ringan di rumah, mulai saja dengan stretching. Stretching tidak akan memakan waktu lama dan sangat penting dalam kebugaran fisik. Stretching membuat badanmu fleksibel, meperluas kemampuan gerak, meningkatkan sirkulasi, dan menenangkan pikiran.

Coba mulai dengan standing side stretch, dimana kamu berdiri dengan kaki rapat dan tangan juga saling menggenggam di atas kepala. Tarik napas dan luruskan tubuhmu, lalu stretching badan atas ke kanan selama lima detik, dan kiri selama lima detik. Kamu akan merasa tarikan di punggung dan pinggang.

Untuk bagian kaki, nih, posisikan kaki kananmu ke depan, lalu tekuk hampir 90 derajat untuk melakukan lunge. Letakkan jari-jari tangan ke lantai. Tarik napas dan hembuskan sambil meluruskan kaki. Perlahan kembali ke posisi lunge, ulangi empat kali sebelum menggantinya dengan kaki kiri.

2. Squats

Untuk olahraga ringan di rumah selanjutnya, kita mulai dengan melakukan squat. Mulai dengan gerakan berdiri sambil membuka kakimu selebar pinggul dan biarkan jari-jari kaki agak serong ke samping. Aktifkan otot perut seperti ketika kamu menahan perut agar tidak terlihat buncit.

Tekuk lututmu ke depan dan dorong pinggang ke belakang (seakan kamu mau duduk di kursi di belakangmu). Usahakan agar posisi lutut berada di belakang jari-jari kaki. Turunkan bagian bokongmu serendah yang kamu bisa.

Saat mau kembali ke atas, dorong badan dari bagian tumit. Saat kamu berdiri ini remas otot glute (atau otot bokong). Lakukan gerakan ini selama 1 menit.

3. Push-up

Untuk memperkuat otot dada, tricep, pundak, dan punggung, kita akan melakukan gerakan push up. Push up adalah salah satu gerakan olahraga yang paling berguna untuk meningkatkan kekuatan badan bagian atas. Ingat untuk selalu mengencangkan otot perut dan lakukan gerakan ini selama 1 menit.

Bagi pemula, nih, kamu bisa mulai dengan melakukan wall push up sehingga kamu nggak akan memberi tekanan berlebihan ke sendi-sendimu. Berdiri di depan tembok dengan jarak satu lengan. Biarkan kakimu terbuka selebar pundak. Letakkan telapak tangan di tembok dan tekan lenganmu seperti melakukan plank, tapi sambil berdiri.

Lenganmu seharusnya sejajar dengan pundak, lalu dengan kekuatan lenganmu condongkan dirimu ke tembok dengan kaki yang masih menapak sepenuhnya di tanah. Tahan dua detik, lalu dorong kembali ke posisi awal dan bertahan di atas dua detik.

Kalau sudah terbiasa, nih, mari lakukan kneeling push up sebelum mampu melakukan push up standar seperti yang biasa kita lihat di mana-mana. Untuk kneeling push up, letakkan tangan dan lutut di atas lantai dengan tungkai kaki berada di atas dan tangan selebar bahu. Tarik napas, lalu dorong dada ke bawah. Tahan sekitar dua detik, lalu dorong tubuh ke atas dan tahan dua detik.

4. Reverse lunges dengan hip twist

Kini kita akan kembali memperkuat otot bagian bawah. Berdiri dengan kaki sejajar dan coba genggam beberapa buku yang tebal atau sebotol air mineral 1,5 liter yang berisi air penuh.

Melangkah jauh ke belakang dengan kaki kananmu, tekuk lutut kiri, hingga lutut kaki kanan hampir menyentuh lantai. Coba usahakan kaki kiri membentuk 90 derajat. Ketika kamu melangkah ke belakang, putar pinggang ke kiri, pokoknya berlawanan dari kaki kanan yang bergerak ke belakang.

Dorong badanmu ke atas menggunakan tumit kaki, hingga kakimu kembali sejajar. Ulangi lagi dengan kaki sebelah kiri dan lakukan gerakan ini selama 1 menit. Dijamin besok pagi, kamu paha dan glutemu akan terasa pegal, hehehe. 🙂

5. Tricep dips

Tricep adalah salah satu otot yang jarang kita pakai. Namun, kalau otot ini kuat, tentu akan ada banyak keuntungan yang bakal kamu peroleh. Untuk memperkuatnya coba duduk di pinggir kursi, bangku, atau meja kopi. Kaki menapak seluruhnya pada lantai dengan posisi dibuka selebar pinggul.

Letakkan kedua telapak tangan menghadap ke bawah. Biarkan telapak tangan menggenggam pinggiran permukaan kursi yang kamu duduki. Melangkahlah agak ke depan hingga bokongmu menggantung. Tarik napas dan perlahan turunkan badanmu ke lantai. Biarkan badanmu menggantung dengan siku membentuk sudut 90 derajat.

Saat kamu menarik napas, dorong badanmu kembali ke atas. Gerakannya memang hampir sama seperti push up. Lakukan selama satu menit. Jangan sampai pinggulmu yang bergerak naik turun karena seharusnya lenganmulah yang mendorong badan naik dan turun.

6. Wall sit

Gerakan olahraga ringan di rumah ini sangat mudah kamu lakukan kapan saja. Bahkan kamu bisa melakukannya sambil ngeteh atau minum kopi. Otot yang akan dikuatkan di sini adalah paha dan glute.

Sandarkan punggung, leher, dan kepala di depan tembok. Posisikan kaki selebar pinggang dan melangkahlah sekitar 1-2 langkah ke depan. Biarkan bagian badan yang menempel di tembok melorot ke bawah.

Kalau dari samping, nih, badanmu akan terlihat membentuk sudut 90 derajat saat lutut ditekuk. Tahan selama 15 detik. Kalau kamu kuat lanjutkan sampai 30 detik, ya. Sstt, bukan tidak mungkin pada suatu hari setelah self-distancing ini kamu sudah bisa bertahan selama 1 menit!

7. Bridges

Saat kamu capek kerja dan ingin rebahan di lantai atau di kasur, kamu bisa melakukan gerakan bridges. Gerakan ini akan memperkuat otot glute, pinggul, abs, dan punggung.

Rebahkan badanmu di lantai atau di atas kasur, namun ingat tanpa bantal, ya. Kalau dengan bantal, berarti kamu mau tidur, tuh! Tekuk lututmu dengan posisi kaki rata di permukaan lantai atau kasur.

Kencangkan otot perut dan otot bokong, lalu angkat pinggulmu ke atas. Bila dilihat dari samping seharusnya pundak, pinggul, dan lututmu membentuk satu garis lurus. Tahan selama 15 detik di atas dengan otot bokong yang kencang. Lalu turunkan dan ulangi 5 kali.

8. Plank

Plank adalah olahraga ringan di rumah yang bisa dilakukan dengan mudah di lantai

Jika menginginkan otot perut yang kencang, kamu dianjurkan untuk melakukan gerakan plank. Plank mudah sekali dilakukan karena kamu hanya membutuhkan permukaan lantai datar saja. Namun, menahan otot perut agar tidak jatuh akan cukup sulit.

Caranya: tengkurap di lantai, lalu dorong badanmu ke atas. Biarkan yang menempel hanya jari kaki yang ditekuk dan lengan bawah. Pastikan bahwa betis, bokong, pinggung, dan kepala ada dalam satu garis lurus.

Menjaga diri saat pandemik tidak berarti kita harus diam saja dan malas olahraga, dong. Olahraga banyak sekali manfaatnya bagi tubuh, termasuk dapat memperkuat tubuhmu menghadapi semua penyakit ini.

Tips-tips Berbelanja Makanan di masa New Normal

Pandemi Corona COVID-19 membuat masyarakat diimbau menjalani karantina mandiri untuk mengurangi penyebaran virus corona. Selama pandemi ini, masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Bahkan setelah memasuki masa new normal, masyarakat diharapkan tetap berada di dalam rumah apabila tidak ada kepentingan urgent yang mengharuskan untuk keluar rumah.

Masyarakat juga diimbau untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah (Work From Home), belajar dan beribadah di rumah. Masyarakat hanya dapat keluar rumah dengan alasan urgent seperti membeli persediaan makanan. Dengan situasi terkini, tidak sedikit orang khawatir makanan seperti sayur dan buah yang dibeli di pasar atau supermarket tidak higienis bahkan bisa saja terpapar virus Corona.

Berbelanja makanan dan bahan pokok merupakan salah satu aktivitas yang diizinkan dilakukan di luar rumah saat pandemi virus corona ini. Tapi Masyarakat harus tetap memperhatikan keselamatan diri ketika berbelanja agar terhindar dari terpaparnya virus corona (Covid-19)..

Pasar atau swalayan merupakan tempat yang didatangi banyak orang. Sejumlah bahan makanan juga kemungkinan sudah disentuh tangan orang lain. Namun, tak perlu khawatir. Terdapat beberapa langkah agar tetap aman saat berbelanja, juga cara membersihkan makanan ketika di rumah. Tak jarang, ada sebagian orang melakukan antisipasi, dengan cara langsung mencuci sayuran atau buah dengan sabun sebelum dikonsumsi. Padahal, cara semacam itu belum tentu aman bagi kesehatan dikarenakan sabun tidak dibuat untuk dimakan serta dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare jika tertelan.

Berikut adalah ulasan terkait cara aman berbelanja bahan makanan dan setelah pulang berbelanja agar tak terpapar virus corona. Yaitu:

1. Gunakan masker dan pakaian lengan panjang saat keluar rumah menuju supermarket

2. Jaga jarak saat berada di pasar dan supermarket dan mengantri dengan tertib saat membayar di supermarket

3. Sedia hand sanitizer secara mandiri

4. Pakai tas belanjaan sendiri dan rawat dengan baik

5. Cuci tangan dengan sabun setelah sampai di rumah.

6. Jangan mencuci sayur dengan sabun, karena sabun tidak dibuat untuk dimakan serta dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare jika tertelan. Kalaupun harus menggunakan sabun, agar menggunakan sabun khusus untuk mencuci buah dan sayuran.

Tips memilih hewan Kurban dimasa Pandemi Kimia Farma

Ibadah kurban menjadi satu di antara amalan yang sangat dianjurkan saat Idul Adha tiba. Namun Idul Adha kali ini harus digelar sedikit berbeda karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tapi tentunya tidak membuat semangat berkurban Insan Kimia Farma turun. Ini juga dikarenakan sudah tidak adanya PSBB kebijakan dari pemerintah yang membuat masyarakat agak was-was dalam menghadapi Idul Adha ini. Sehingga tentunya ibadah Idul Adha ini bisa dilaksanakan dengan agak lebih tenang dari Idul Fitri kemaren.  Namun protokol kesehatan tetap masih dilakukan sebelum melakukan ibadah, mulai dari jarak yang sudah diatur oleh panitia, mewajibkan jemaahnya menggunakan masker serta sebelum masuk ke masjid juga wajib menggunakan handsanitizer.

Untuk insan Kimia Farma Bogor sendiri melakukan shalat id ditempat masing-masing.  Sebagian juga ada yang melakukannya di masjid Kimia Farma, kantor BM Bogor. Disana memang setelah dilakukannya sholat id memang akan dilakukan penyembelihan hewan kurban. Kebetulan kurban tahun ini terdiri 4 ekor kambing, dimana 3 diantaranya adalah kurban dari insan kimia farma bogor termasuk pak BM. Sedangkan satunya merupakan sumbangan dari gabungan apotek kimia farma 7. Tepat pukul 08.00 wib setelah dilakukannya ibadah shalat id langsung dilakukan penyembelihan hewan kurban.

Pembagian hewan kurban kali ini sebagian dibagikan ke karyawan dan sebagiannya lagi dibagikan kepada warga kelurahan paledang atau disekitaran apotek. Pembagian juga dilakukan oleh panitia yang merupakan pegawai kimia farma juga. Panitia dari Kimia Farma sebanyak 10 orang, selebihnya dibantu oleh warga sekitar masjid untuk proses penyembelihannya.

Hal menarik yang dirasakan adalah ketika proses pemotongan kambing kurban ada panitia yang ternyata takut melihat pemotongan.  Badannya jadi gemeteran dan membuat semua panitia yang hadir gelak tawa melihat ketakutan dari panitia satu ini. Secara umum proses penyemblihan berjalan lancar dan penuh dengan nuansa kekeluargaan.

Namun yang jadi perhatian saat pandemi adalah dalam menentukan hewan kurban yang akan kita pilih. Kita harus bisa memastikan hewan yang akan kita beli memiliki surat kesehatan hewan yang dikeluarkan oleh dokter hewan setempat. Selain itu ciri yang bisa diperhatikan terkait kondisi hewan yang akan disembelih adalah kulit dan bulunya mengkilat dan bening, jika ditemukan banyak bulu yang rontok itu juga menjadi catatan yang harus diperhatikan lagi. perhatikan juga lubang hidupnya seperti lubang mata, hidung, dubur, telinga pastikan tidak mengeluarkan darah, kondisi hewannya juga tidak pincang serta yang penting matanya tidak boleh kuning tapi harus putih dan segar. Proses penyembelihannya juga sudah sesuai dengan standar pencegahan covid 19. Petugas penyembelihan semuanya wajib menggunakan masker, dihimbau untuk tidak berkerumun, dan selalu menjaga jarak satu sama lainnya.

Proses penyembelihan ini selesai sampai dibagikan sampai dengan pukul 11:00 WIB, setelah ini baru semua panitia pulang dan tentunya sebelum pulang dibersihkan bekas dari pemotongan kambing kurban. (DM)

kurban kfa UB Bogor