You are currently viewing Simak Perbedaan Karies Gigi dan Gigi Berlubang
Simak Perbedaan Karies Gigi dan Gigi Berlubang

Simak Perbedaan Karies Gigi dan Gigi Berlubang

Sakit gigi merupakan penyakit yang umum dialami oleh banyak orang, biasanya hal tersebut dikaitkan dengan kerusakan gigi. Karies gigi dan gigi berlubang merupakan salah satu bentuk dari kerusakan gigi dan menjadi gangguan rongga mulut yang saling berhubungan namun cukup sulit untuk dibedakan.

Karies Gigi

Karies gigi merupakan istilah medis, yang sebenarnya lebih dikenal dengan kerusakan gigi. Kondisi ini terjadi ketika struktur dan lapisan gigi mengalami kerusakan secara bertahap. Biasanya diawali dengan terkikisnya enamel atau lapisan gigi terluar.

Karies gigi umumnya disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacillus, kedua bakteri tersebut berperan dalam menghasilkan asam yang diperoleh dari sisa-sisa makanan. kebiasaan makan makanan manis atau jarang menyikat gigi. Ketika kita mengonsumsi makanan manis, bakteri di mulut akan mengubah kandungan gula dari sisa makanan menjadi asam. Timbunan asam tersebut dapat berubah menjadi plak berwarna putih, kuning, cokelat atau kehitaman. Asam pada plak yang kemudian dapat membuat lubang pada gigi semakin besar.

Gejala awal yang sering dirasakan penderita karies gigi ialah ngilu sesaat setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang panas, dingin atau manis.

Gigi Berlubang

Gigi berlubang berawal dari karies gigi yang tidak ditangani dengan baik. Kondisi ini ditandai dengan rusaknya enamel gigi hingga ke lapisan dentin (lapisan di bawah enamel) yang kemudian membentuk lubang.

Gigi berlubang disebabkan oleh bakteri, penyebab gigi berlubang juga adalah penumpukan bakteri pada mulut akibat makanan atau minuman tertentu.

Gejala awal gigi berlubang mirip dengan karies gigi, dimulai dengan ngilu atau nyeri sesaat. Umumnya keluhan-keluhan tersebut hanya bersifat sementara dan tidak muncul kembali jika penderitanya menghindari makanan atau minuman tersebut.

Namun jika keluhan ini tidak segera ditangani atau mendapat perawatan seperti penambalan, maka kerusakan dapat mengenai ruang saraf gigi.

Gigi berlubang yang sudah mencapai ruang saraf ditandai oleh beberapa hal, seperti:

  • Rasa sakit yang muncul secara tiba-tiba atau ketika menggigit makanan tertentu
  • Mendapati makanan sering tersangkut di sela-sela tinggi
  • Muncul bau mulut

Demikian perbedaan antara karies gigi dan gigi berlubang. Apabila sahabat kaef mulai merasakan tanda dan gejala tersebut ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Sahabat kaef juga dapat memesan obat atau kebutuhan kesehatan lain sekarang melalui Aplikasi Kimia Farma Mobile. Caranya download aplikasi Kimia Farma Mobile melalui App Store atau Google Play!

Sumber:

Sumber: