You are currently viewing Perut Kembung: Gejala, Penyebab & Pengobatan

Perut Kembung: Gejala, Penyebab & Pengobatan

Sahabat Kaef mungkin pernah mendapatkan kondisi perut terasa kencang dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Perasaan tersebut dapat dikaitkan dengan terjadinya perut kembung yang biasanya disebabkan oleh faktor makanan.

Umumnya hal ini sering terjadi di semua kalangan baik orang dewasa atau anak-anak. Perut yang kembung memang tidak memberi resiko yang tinggi. Namun, kondisi seperti ini harus tetap diwaspadai terutama untuk orang yang memiliki penyakit tertentu.

Kondisi ini dapat diperparah dengan adanya penyakit tertentu. Oleh karena itu harus mengunjungi dokter ketika mengalaminya. Sebelum itu, mari simak gejala dan penyebab dari kondisi ini untuk membantu dalam menentukan langkah selanjutnya.

Gejala Perut Kembung

Perut yang kembung sulit untuk diidentifikasi. Pasalnya, kondisi ini membuat penderitanya merasakan hal yang tidak nyaman pada perut sama seperti gejala penyakit lainnya yang berkaitan dengan perut. Namun, ini bisa dijadikan gejala perut kembung yang pertama.

Selanjutnya, perut yang kembung dapat membuat penderitanya merasa sesak dan penuh di bagian perut. Bahkan perut juga tampak lebih buncit dari biasanya dan juga akan merasakan nyeri dan kram pada keseluruhan atau pada sisi tertentu perut.

Tidak karena lapar saja, kondisi seperti ini memungkinkan perut berbunyi seperti gemuruh. Selain itu, sering sendawa dan buang angin juga merupakan gejala dari kondisi ini. 

Perut yang kembung mungkin sering terjadi. Namun, harus sesegera mungkin pergi ke dokter saat terjadi gejala lain seperti sakit perut yang berkepanjangan, nyeri dada, penurunan berat badan drastis, diare, demam tinggi dan terjadi perubahan warna pada feses.

Penyebab Perut Kembung

Gejala-gejala dari perut yang kembung tentunya tidak serta-merta terjadi tanpa penyebab. Kembung disebabkan penumpukan gas yang terdapat di dalam perut. Gas dapat masuk ketika melakukan aktivitas seperti makan, minum atau mengunyah permen karet.

Selain itu ada beberapa penyebab lain dari terjadinya kembung pada perut diantaranya adalah:

  1. Mengonsumsi makanan yang sulit untuk dicerna. Hal ini menyebabkan bakteri yang berada di dalam usus akan memproduksi gas secara berlebihan dan menyebabkan kembung pada perut jika makanan tidak diproses secara benar.
  2. Melakukan cara makan yang salah.
  3. Melakukan kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol
  4. Menderita suatu penyakit tertentu misalnya intoleransi laktosa, asam lambung, irritable bowel syndrome (IBS), gastroenteritis, sembelit dan kanker usus besar.

Pengobatan Perut Kembung

Ada beberapa obat yang bisa  digunakan ketika perut mengalami kembung. Sangat disarankan dikonsumsi berdasarkan resep dokter.

Cara tepat dalam menangani masalah kesehatan tentunya adalah dengan pergi ke dokter. Permasalahan perut yang kembung juga bisa ditangani dengan baik. Namun, sebelum itu dapat melakukan pencegahan perut kembung dengan melakukan hal-hal di bawah ini.

  1. Membatasi Makanan Tertentu

Hal pertama yang dilakukan adalah membatasi makanan yang menjadi pemicu terjadinya kembung. Setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda. Karenanya, coba cari tahu dulu makanan apa yang sebelumnya dikonsumsi ketika kembung.

Memang ada beberapa makanan yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya kembung pada perut baik itu orang biasa atau orang yang memiliki penyakit tertentu. Untuk itu harus melakukan hal-hal di bawah ini.

  • Sahabat Kaef harus mengurangi makanan yang sulit untuk dicerna seperti fast food, soda, dan junk food. Selain itu, makanan tersebut memiliki tingkat gizi yang rendah.
  • Hindari makanan yang mengandung banyak pemanis buatan karena biasanya akan sulit untuk dicerna. 
  • Kurangi untuk mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian karena makanan ini sulit untuk dicerna.
  • Kurangi untuk mengkonsumsi sayur kol, kembang kol dan wortel karena makanan ini kaya akan gula dan pati yang mampu menghasilkan gas dalam jumlah yang tidak sedikit.
  • Hindari makanan berlemak tinggi yang dapat memberikan efek kenyang lama karena diproses secara lambat dalam sistem pencernaan.
  • Untuk penderita intoleransi laktosa, sebaiknya menghindari susu dan produk olahannya seperti yogurt, es krim dan keju. Selain itu, harus mengurangi roti dan gandum karena mengandung gluten di dalamnya.
  • Jika memang diharuskan untuk mengkonsumsi susu, gunakanlah produk tertentu yang dapat membantu untuk memecahkan laktosa.
  • Konsumsi makanan yang mengandung banyak serat. Hal tersebut dimaksudkan agar terhindar dari sembelit yang juga dapat menyebabkan kondisi ini.
  • Namun serat juga harus dikonsumsi sesuai porsinya. Hal ini disebabkan ada beberapa individu yang memiliki perut sensitif terhadap jumlah serat yang berlebihan. Orang yang bermasalah dengan usus bahkan harus menghindari makanan yang berserat tinggi.
  • Bagi penderita penyakit asam lambung, pola makan juga menjadi hal yang wajib diolah dengan baik. Seperti mengurangi untuk mengkonsumsi makanan yang pedas, tinggi lemak, kafein dan asin.
  1. Melakukan Cara Makan yang Baik dan Benar

Pola makan yang salah ternyata dapat memicu terjadinya kembung. Untuk itu, harus menerapkan beberapa cara makan yang benar seperti:

  • Makanlah dengan jumlah porsi yang cukup. Sepatutnya makan tiga kali sehari namun porsinya harus disesuaikan dan jangan berlebihan.
  • Sebaiknya harus makan dengan pelan-pelan dan harus memastikan makanan terkunyah dengan baik agar dapat mempermudah proses pencernaan.
  • Hindari untuk makan sambil berbicara.
  1. Lakukan Pola Hidup Sehat

Alkohol ternyata dapat memicu terjadinya kembung pada perut. Hal tersebut juga dikarenakan alkohol memang dapat mengganggu kesehatan. Karenanya, diharuskan untuk menghindarinya.

Kebiasaan lainnya yang dapat menjadi penyebabnya adalah merokok. Merokok memungkinkan udara masuk ke dalam tubuh. Selain itu, Rokok juga dapat merusak organ tubuh lainnya.

  1. Rajin Berolahraga

Sesibuk apapun, usahakan untuk selalu membuat tubuh bergerak dengan aktif. Hal ini dapat membantu sistem pencernaan untuk memproses makanan dengan cepat dan mengurangi gas yang menumpuk.

Cobalah untuk mengosongkan waktu agar dapat melakukan olahraga. Dalam hal ini, tidak perlu melakukannya dalam waktu yang lama. Untuk itu, olahraga di bawah ini dapat  dijadikan referensi untuk mencegah kembung pada perut.

  • Olahraga Kardio

Olahraga kardio dapat membantu otot usus agar dapat membuang sisa makanan dan gas yang berlebihan. Fungsi organ tubuh juga dapat dioptimalkan dengan melakukan olahraga ini. Paling tidak, dapat melakukan jenis olahraga kardio seperti berenang, jogging dan bersepeda dalam waktu 5 menit.

  • Yoga

Yoga dapat membantu remaja yang menderita kembung berkepanjangan. Dalam melakukannya juga dapat dilakukan dengan waktu yang singkat yaitu 5 menit. 

Sahabat Kaef dapat melakukan beberapa gerakan yoga yaitu cat-cow, torso twist, extended puppy pose, sphinx pose, dan extended triangle pose. Cobalah untuk melakukannya secara rutin.

Itulah penjelasan mengenai perut kembung. Kondisi ini umum terjadi pada siapapun tetapi jika terasa terlalu mengganggu harus segera mengunjungi dokter. Untuk mengobatinya, perlu menghindari hal-hal yang menjadi penyebab.

Sumber :

https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/21740-bloated-stomach

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/10/15/211006920/10-cara-mengatasi-perut-kembung-bisa-dicoba-di-rumah?page=all http://www.rsannisa.co.id/artikel/kesehatan/cara-mengatasi-perut-kembung