Perubahan Penggolongan, Pembatasan, dan Kategori Obat

Perubahan Penggolongan, Pembatasan, dan Kategori Obat

Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin (20/01/21) merubah penggolongan, pembatasan, dan kategori untuk 30 item obat yang tertuang dalam Peraturan Kesehatan Republik Indonesia (PMK/Permenkes) No. 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Penggolongan, Pembatasan, dan Kategori Obat.

Menurut permenkes tersebut, perubahan dilakukan dengan menimbang penjaminan keselamatan pasien dan melindungi masyarakat dari peredaran obat yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan kemanfaatan sehingga perlu adanya penyusunan perubahan, penggolongan, pembatasan, dan kategori obat berdasarkan risiko keamanan dan manfaatnya.

Selain itu, perubahan ini juga menimbang bahwa Keputusan Menteri Kesehatan No. 925/Menkes/Per/X/1993 tentang Daftar Perubahan Golongan Obat No.1, Keputusan Menteri Kesehatan No. 1527/Menkes/SK/XII/1997 tentang Daftar Perubahan Golongan Obat No.2, dan Keputusan Menteri Kesehatan No. 1175/Menkes/SK/X/1999 tentang Daftar Perubahan Golongan Obat No.3, perlu disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan hukum, dan kebijakan nasional saat ini.

Peraturan Menteri ini akan mulai diberlakukan pada saat tanggal diundangkan, yaitu 20 Januari 2021, dan pada saat itu obat yang telah disetujui pendaftarannya sesuai dengan penggolongan dan pembatasan obat sebelum berlakunya Peraturan Menteri ini dinyatakan masih tetap berlaku.

Berikut adalah daftar obat yang mengalami perubahan penggolongan, pembatasan, dan kategorinya :

1. Perubahan Penggolongan Obat

Generated by wpDataTables

 

2. Perubahan Pembatasan Obat

Generated by wpDataTables


3. Perubahan Kategori Obat

No Zat Aktif Kategori Kategori Baru
1 Vitamin E Obat Bebas Terbatas Suplemen Kesehatan
2 Cetrimide Obat Bebas Terbatas Alkes/PKRT
3 Chlorhexidin Obat Bebas Alkes/PKRT
Generated by wpDataTables

 

Keputusan Menteri Kesehatan No. 925/MENKES/PER/X/1993 tentang Daftar Perubahan Golongan Obat No.1 sepanjang mengatur selain obat Oxymetazoline, Hexetidine, Benzoxonium, dan Choline Theophyllinate,

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, maka:

    1. Keputusan Menteri Kesehatan No. 1527/Men.Kes/SK/XII/1997 tentang Daftar Perubahan Golongan Obat No.2 sepanjang mengatur selain obat Crotamiton, dan
    2. Keputusan Menteri Kesehatan No. 1175/Menkes/SK/X/1999 tentang Daftar Perubahan Golongan Obat No.3, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.


 

 

 

Sumber:

    • PERMENKES RI No. 3 Tahun 2021 Tentang Perubahan Penggolongan, Pembatasan, dan Kategori Obat
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Terkait

6 Perbedaan Tifus dan DBD

6 Perbedaan Tifus dan DBD

Tifus dan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada dasarnya memiliki gejala khas yang sama, yaitu demam tinggi hingga lebih dari 37,2 derajat Celcius selama berhari-hari. Hal

Read More »
Mitos dan Fakta Tentang Stroke

Mitos dan Fakta Tentang Stroke

Stroke merupakan bagian dari penyakit kardiovaskular yang digolongkan ke dalam penyakit katastropik karena mempunyai dampak luas secara ekonomi dan sosial. Hingga saat ini stroke masih

Read More »