You are currently viewing Pengapuran Sendi : Penyebab, Gejala & Pengobatan

Pengapuran Sendi : Penyebab, Gejala & Pengobatan

Pengapuran sendi digambarkan sebagai akibat dari deposit kalsium. Di dalam dunia medis, pengapuran ini juga sering disebut osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan masalah yang terjadi pada sendi dan sudah kronis serta umum dialami. 

Seperti yang kita ketahui, sendi adalah tempat kedua tulang bersatu. Bagian ujung tulang ditutup dengan jaringan pelindung yang disebut juga sebagai tulang rawan. Saat seseorang mengalami osteoarthritis, nantinya tulang rawan ini akan mengalami kerusakan. 

Bila kerusakan terjadi, sendi akan bergesekan serta dapat menyebabkan rasa sakit, kaku serta berbagai gejala yang lain. Umumnya, osteoarthritis ini terjadi pada orang tua. Walaupun kondisi ini bisa dialami oleh orang dewasa dari berbagai usia. 

Penyebab Umum Pengapuran Sendi

Umumnya, osteoarthritis terjadi pada tulang besar yang mempunyai tugas utama menahan berat badan tubuh seperti tulang belakang, tulang lutut, pergelangan kaki, serta panggul. Kondisi tersebut terjadi secara perlahan. 

Penyebab pengapuran sendi disebabkan karena kerusakan pada tulang rawan, yakni bahan kenyal yang akan memudahkan gesekan di persendian. Kerusakan tersebut bisa terjadi di sendi mana saja.

Namun biasanya akan mempengaruhi jari tangan, tulang belakang, ibu jari, lutut, dan bagian lain. Penderita yang mengalami osteoarthritis lebih sering terjadi pada orang tua. Menggunakan sendi dengan berulang kali bisa merusak tulang rawan dan menyebabkan bengkak serta rasa sakit. 

Di dalam kasus yang parah, penderita bisa kehilangan semua tulang rawan di antara tulang sendi, sehingga menjadi saling bergesekan dan terasa sakit untuk menggunakan sendi. 

Selain itu, kerusakan yang terjadi pada bagian tulang rawan juga bisa memicu pertumbuhan tulang yang terjadi di sekitar persendian. Terkadang, pengapuran sendi juga terjadi pada banyak orang di dalam sebuah keluarga. 

Bila hal ini terjadi, kondisi tersebut mengisyaratkan jika perubahan gen diturunkan dari orang tua pada anak-anak. Bahkan, dalam beberapa kasus, osteoarthritis disebabkan oleh masalah kolagen, serta protein yang ditemukan di jaringan ikat. 

Penyebab Pengapuran Sendi Sekunder

Penyebab osteoarthritis sekunder terjadi saat tulang rawan mengalami kerusakan yang disebabkan oleh penyakit maupun kondisi medis yang lain. Hal yang dapat menjadi akar penyebab osteoarthritis antara lain:

  1. Obesitas. Ketika obesitas, tubuh akan memberikan lebih banyak tekanan di bagian persendian, terutama di bagian lutut. Oleh sebab itu jika sekarang mengalami obesitas, pastikan melakukan upaya penurunan berat badan. 
  2. Ketika mengalami cedera atau operasi di bagian sendi, kondisi ini memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena osteoarthritis di kemudian hari. Bahkan, bila persendian terlihat sembuh, risiko ini tetap masih ada. 
  3. Kelainan sendi ketika lahir/bawaan. 
  4. Mekanika tubuh. Mekanika tubuh atau hal yang mengubah cara kerja tubuh seperti cara berjalan yang tidak biasa, rentang gerak yang luas pada persendian, dan lainnya. 
  5. Pekerjaan. Menggunakan sendi untuk terus menerus melakukan gerakan yang sama seperti jongkok atau terus mengangkat juga dapat menyebabkan pengapuran sendi. 
  6. Encok. Kekurangan Kristal di bagian tulang rawan bisa menyebabkan osteoarthritis. Kristal asam urat bisa menyebabkan artritis gout. 
  7. Diabetes. Diabetes serta gangguan hormone lainnya juga bisa menyebabkan peradangan dan mengarah pada osteoarthritis. 
  8. Kondisi peradangan sendi lain juga bisa menyebabkan kerusakan sendi serta kerusakan tulang rawan. 
  9. Menopause. Ketika menopause, tingkat estrogen yang melindungi tulang serta tulang rawan akan mengalami penurunan. 

Gejala Pengapuran Sendi

Pada dasarnya, gejala dari osteoarthritis ini berkembang dengan perlahan kemudian terus menerus memburuk seiring dengan waktu. Berikut beberapa gejala dari penyakit osteoarthritis, seperti: 

  1. Nyeri pada persendian, yang umumnya dirasakan selama beraktivitas atau setelah beraktivitas.
  2. Sendi terasa kaku, yang umumnya terasa pada pagi hari dan akan pulih sendirinya dalam waktu 30 menit, atau ketika sedang tidak aktif melakukan kegiatan.
  3. Sendi terasa lebih lunak saat diberikan tekanan.
  4. Sendi kehilangan sifat fleksibilitasnya, yang membuatnya menjadi lebih kaku dan sulit untuk digerakkan.
  5. Timbul bunyi klik atau retakan ketika sendi ditekuk atau digerakkan
  6. Pembengkakan di sekitar sendi.
  7. Otot di sekitar sendi yang melemah.

Selain tingkat keparahan, gejala osteoarthritis pun bisa beragam tergantung pada bagian sendi mana yang terkena. Dilansir dari Arthritis Foundation, gejala khas pada osteoarthritis pinggul adalah rasa nyeri di area selangkangan atau bokong dan terkadang di bagian dalam lutut atau paha. Pada osteoarthritis lutut, munculnya rasa sakit seperti tergores atau teriris ketika lutut digerakkan. Pada osteoarthritis persendian jari tangan, munculnya tulang taji di tepi persendian dapat menyebabkan jari menjadi bengkak, lunak, dan memerah. Selain gejala-gejala tersebut, kemungkinan ada tanda-tanda yang tidak disebutkan di atas. Bila memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter.

Pengobatan Pengapuran Sendi

Untuk masalah pengobatan, pengobatan osteoarthritis ini dipusatkan pada gejala, serta jenis perawatan yang nantinya dapat membantu penderita. Selain itu, pengobatan juga dilakukan berdasarkan tingkat gejala serta lokasi osteoarthritis. 

Biasanya perubahan gaya hidup, dan pengobatan rumahan bisa mengatasi masalah osteoarthritis ini. Namun untuk kondisi osteoarthritis yang sudah parah, berikut sejumlah pengobatan yang dilakukan untuk mengatasinya, seperti:

  1. Latihan

Pengobatan osteoarthritis yang pertama dilakukan dengan latihan. Melakukan aktivitas fisik untuk memperkuat otot sekitar persendian bisa membantu meredakan masalah kekakuan. 

Penderita osteoarthritis biasanya berlatih selama kurang lebih 20 hingga 30 menit, dengan gerakan fisik setiap hari. Pastikan memilih aktivitas yang ringan serta memiliki dampak rendah, contohnya seperti berjalan dan berenang. 

Selain itu aktivitas lain yang bisa dijadikan sebagai pilihan adalah taichi serta yoga. Dua aktivitas ini bisa meningkatkan kelenturan sendi serta membantu untuk mengatasi masalah nyeri. 

  1. Menurunkan Berat Badan

Jika masalah pengapuran sendi disebabkan oleh berat badan yang berlebihan atau obesitas, tentu saja solusi untuk mengatasinya adalah menurunkan berat badan. Kelebihan berat badan bisa membuat sendi tegang serta menyebabkan rasa sakit.

Dengan menurunkan berat badan, tekanan pada sendi dapat berkurang serta akan mengurangi rasa sakit. Selain itu memiliki berat badan yang sehat juga akan menurunkan risiko masalah kesehatan yang lain mulai dari penyakit jantung hingga diabetes. 

  1. Tidur Cukup

Ketika mengistirahatkan otot, pembengkakan serta peradangan dapat berkurang. Selain itu tidur dengan durasi yang cukup pada malam hari juga akan membantu untuk mengatasi rasa sakit secara efektif.

  1. Terapi Panas Dingin

Sahabat Kaef juga dapat melakukan eksperimen dengan terapi panas dingin jika mengalami gejala pengapuran sendi. Terapi ini dilakukan untuk meredakan nyeri serta kekakuan otot. Caranya cukup mengoleskan kompres dingin serta panas di sendi yang sakit selama 15 hingga 20 menit. 

  1. Mengkonsumsi Obat Osteoarthritis

Selain beberapa cara di atas, pengobatan osteoarthritis juga dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obatan sesuai dengan resep dokter. 

Pengkonsumsian obat-obatan ini bisa membantu meredakan nyeri disertai pembengkakan. Obat yang diberikan seperti analgesic oral, analgesic tropical, NSAID, Cymbalta dan berbagai obat lainnya. 

Pengapuran sendi memang menjadi salah satu momok yang menakutkan saat ini. Untuk mencegahnya, pastikan memiliki pola hidup yang sehat serta mengkonsumsi makanan yang bergizi & rajin selalu mengkonsumsi Vitamin D ataupun Vitamin K. Jika Sahabat Kaef membutuhkan vitamin tersebut, Sahabat Kaef bisa cek kebutuhan obat dan vitamin melalui aplikasi Kimia Farma Mobile. Tentunya tanpa perlu keluar rumah atau mengantre lama di apotek. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, download Kimia Farma Mobile sekarang juga di Google Play atau Apps Store !

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/5599-osteoarthritis-what-you-need-to-know

https://www.arthritis.org/diseases/osteoarthritis

https://www.ekahospital.com/id/media-detail/berita-dan-kegiatan/pengapuran-pada-sendi

https://www.nhs.uk/conditions/osteoarthritis/treatment/

#DekatCepatSehat