Pandemi Covid-19 diprediksi akan jadi endemik. Apa maksudnya?

Pandemi Covid-19 diprediksi akan jadi endemik. Apa maksudnya?

Pandemi covid-19 saat ini masih berlangsung tidak hanya di Indonesia melainkan hampir diseluruh dunia, naik dan turunnya kasus selama lebih dari satu tahun ini membuat beberapa negara harus menyesuaikan pola hidup mereka sehari-hari. 

Dikutip dari laman Nature.com, pada Januari 2021 lalu mereka melakukan survey kepada para ilmuwan. Hasilnya ialah 89% ilmuwan yakin pandemi Covid-19 akan menjadi endemi. survey ini melibatkan 100 ilmuwan ahli penyakit menular, imunologi dan virologi.

Lalu apa beda pandemi dan epidemik?

WHO menyatakan pandemi adalah kondisi ketika pertumbuhan penyakit eksponensial atau dapat dikatakan meroket dan setiap kasus tumbuh lebih dari hari sebelumnya. Dikatakan sebagai pandemi, virus tidak ada hubungannya dengan virologi, kekebalan populasi, atau keparahan penyakit. Namun berarti infeksi virus mencakup wilayah yang luas, mempengaruhi beberapa negara dan populasi.

Sedangkan yang dikatakan endemik adalah wabah penyakit yang secara konsisten hadir tapi terbatas pada wilayah tertentu. Hal ini membuat penyebaran penyakit dan tingkat infeksinya dapat diprediksi.

Harapan bahwa Covid-19 ini akan menjadi endemik pada dasarnya berarti bahwa pandemi tidak akan berakhir dengan hilangnya virus, namun pandangan optimisnya adalah di kedepan hari cukup banyak orang yang akan mendapat perlindungan kekebalan dari vaksinasi dan infeksi alami sehingga akan ada lebih sedikit penularan, rawat inap hingga kematian terkait Covid-19, bahkan ketika virus terus beredar.

Hal ini pun disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam konferensi pers nota keuangan dan RAPBN 2022, Senin (16/8). Beliau mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan membatasi mobilitas. Sementara itu, pemerintah fokus mendorong 3T yang meliputi tracing, testing dan treatment. Kombinasi hal-hal tersebut serta kemudahan akses vaksinasi dan ketersediaan sistem kesehatan yang memadai dipercayai dapat menjadi kunci menghadapi endemik.

 



 

Sumber:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Terkait