Mengenal 9 Jenis Tipe Kecerdasan Manusia!

Mengenal 9 Jenis Tipe Kecerdasan Manusia!

Secara sadar atau tidak setiap orang memiliki kecerdasannya masing-masing. Beberapa orang mahir dalam matematika tetapi tidak dengan menggambar, ada juga yang lebih cerdas dalam bidang olahraga tetapi tidak dapat menari dengan baik.

Ternyata menurut Howard Gardner dan Elisabeth Hobbs, peneliti serta dosen Kognisi dan Pendidikan Sekolah Pascasarjana Harvard University, kecerdasan manusia dikategorikan menjadi 9 macam. Howard dan Elisabeth juga mendapati tidak ada orang yang tidak cerdas, karena setiap individu adalah unik dan tidak ada jenis kecerdasan yang lebih unggul dari kecerdasan lainnya.

Lalu apa saja ya 9 jenis kecerdasan itu?

1. Kecerdasan Logika (Matematis)

Orang-orang dengan kecerdasan logika-matematika cenderung memiliki kemampuan untuk berpikir secara konseptual, dan punya kapasitas untuk mengolah angka dan kemahiran menggunakan logika. Biasanya ciri-ciri yang bisa kita kenali adalah orang tersebut mampu menyelesaikan masalah yang kompleks dan melibatkan perhitungan, serta selalu berfikir berdasarkan data.

2. Kecerdasan Visual (Spasial)

Orang-orang dengan kecerdasan visual (spasial) punya kemampuan untuk berpikir dalam rupa gambar dan foto, untuk memvisualisasikan pikirannya secara abstrak dan akurat. Biasanya ciri-ciri yang bisa kita kenali adalah orang tersebut mampu menangkap warna, arah, dan ruang secara akurat serta mengubah penangkapannya ke dalam bentuk lain seperti dekorasi, arsitektur, lukisan, dan patung.

3. Kecerdasan Gerak (Kinestetik)

Orang-orang dengan kecerdasan gerak-kinestetik mampu mengontrol gerak tubuh untuk mengatasi sebuah objek dengan baik. Kalo kamu adalah salah satu orang yang menyukai kegiatan dengan cara turun langsung kelapangan, atau menyentuh langsung objek yang dipelajari, artinya kamu adalah orang dengan tipe kecerdasan kinestetik. Contoh nyatanya dapat kita lihat pada pemain bola atau para atlit olahraga.

4. Kecerdasan Verbal (Linguistik)

Orang-orang dengan kecerdasan verbal-linguistik memiliki kecakapan verbal yang berkembang dengan baik dan punya sensitivitas terhadap suara, makna, dan ritme kata-kata. Biasanya ciri-ciri yang bisa kita kenali adalah orang tersebut memiliki kemampuan alami untuk berdebat, berpidato, berbicara dengan baik dan memiliki minat terhadap membaca dan menulis serta memiliki kemampuan untuk bernegosiasi.

5. Kecerdasan Auditori (Musikal)

orang-orang dengan kecerdasan musikal mampu memproduksi dan mengapresiasi ritme, pitch, dan timbre. Kalo kamu memiliki kebiasan melibatkan media musik saat belajar bisa jadi kamu masuk kedalam tipe kecerdasan ini. Biasanya ciri-ciri yang bisa kita kenali adalah orang tersebut memiliki kemampuan untuk bernyanyi, bermain musik, mahir dalam mengenal nada dan irama serta mudah mengingat lagu.

6. Kecerdasan Sosial (Interpersonal)

Orang-orang dengan kecerdasan interpersonal punya self-awareness dan mendengarkan inner feeling, nilai diri, keyakinan, dan proses berpikir. Biasanya ciri-ciri yang bisa kita kenali adalah orang tersebut memiliki kemampuan menjalin interaksi dengan orang lain dan suka mengikuti kegiatan komunitas.

7. Kecerdasan Soliter (Intrapersonal)

Orang-orang dengan kecerdasan intrapersonal mampu mendeteksi dan merespons sebuah suasana hati (mood), motivasi, dan keinginan seseorang. Berbanding terbalik dengan interpersonal, tipe kecerdasan ini cenderung lebih menarik diri dari kegiatan komunitas dan lebih senang untuk menghabiskan waktu dengan diri sendiri.

8. Kecerdasan Eksistensial

Orang-orang dengan kecerdasan eksistensial puya sensitivitas dan kapasitas untuk menghadapi pertanyaan mendalam tentang kehidupan, seperti “Apa arti hidup? Kenapa kita mati? dan Kenapa kita ada?”. Biasanya ciri-ciri yang bisa kita kenali adalah orang tersebut memiliki kemampuan kemampuan menempatkan diri dalam lingkup kosmos, memaknai hidup, memaknai kematian, memahami nasib dunia jasmani dan kejiwaan, serta memaknai pengalaman mendalam seperti cinta atau kesenian.

9. Kecerdasan Naturalis

orang-orang dengan kecerdasan naturalis berkaitan dengan kemahiran dalam mengenali dan mengklasifikasikan flora dan fauna, hal-hal di alam, serta peka terhadap alam dan lingkungan. Biasanya ciri-ciri yang bisa kita kenali adalah orang tersebut memiliki ketertarikan yang tinggi dalam bidang pengetahuan seperti biologi, zoologi, dan botani, serta menyukai kegiatan naik gunung atau berkebun.

Dapat disimpulkan bahwa setiap manusia memanglah diciptakan unik dan memiliki tingkat kecerdasan, bakat dan kemampuannya masing-masing. Sehingga kecerdasan antar individu tidak bisa menjadi tolak ukur prestasi dan keunggulan untuk menyamaratakan standar semua orang.

 

 



 

 

 

 

 

Sumber:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Terkait