You are currently viewing <strong>Ketahui Makanan & Minuman Yang Harus Dihindari Saat Mengkonsumsi Obat</strong>

Ketahui Makanan & Minuman Yang Harus Dihindari Saat Mengkonsumsi Obat

Terdapat sejumlah makanan dan minuman yang dihindari ketika mengkonsumsi obat. Utamanya saat mengkonsumsi jenis obat penurun kolesterol, pencegah pembekuan darah, infeksi, hingga pereda depresi, ataupun obat lainnya.

Dengan menghindari makanan dan minuman pantangan, maka obat dapat bekerja dengan efektif tanpa terganggu. Jadi, penyakit atau gangguan kesehatan pun dapat teratasi dengan baik.

Makanan dan Minuman yang Dihindari Mengkonsumsi Obat

Terdapat sejumlah makanan serta minuman yang sebaiknya pantang dikonsumsi bersama obat. Berikut merupakan beberapa di antaranya.

  • Sayuran Hijau

Kangkung, bayam, brokoli, dan sawi hijau sangat menyehatkan namun bisa menyebabkan obat kurang efektif dalam mencegah pembekuan darah. Nah, pembekuan tersebut biasanya diobati dengan warfarin atau Coumadin.

Saat kandungan vitamin K pada sayuran hijau berinteraksi dengan obat pengencer darah umum. Contohnya warfarin atau Coumadin, maka kedua fungsinya dapat berbenturan. Sebab vitamin K dapat membekukan darah.

Saat menjumpai makanan dan minuman yang dihindari mengkonsumsi obat satu ini, tidak perlu 100% menghindarinya. Namun, jadwalkan dalam berapa kali dalam kurun waktu tertentu. Kuncinya ialah konsisten dalam menjalaninya.

Dalam menjadwalkan konsumsi sayuran hijau, sebaiknya jangan berturut-turut dalam beberapa minggu. Namun, konsumsi dengan jadwal yang mampu diprediksi dan dilakukan penyesuaian.

  • Mayones

Masih seputar pantangan saat mengkonsumsi obat pengencer darah. Saus satu ini dan sejumlah minyak tertentu contohnya kedelai, minyak zaitun, dan kedelai mampu mengubah performa warfarin dalam tubuh. 

Sebab, dengan menambahkan mayones dan sayuran hijau, maka lahirlah vitamin K double whammy. Ini berarti vitamin hasil kombinasi tersebut dapat memberikan efek yang buruk untuk obat yang sedang bekerja mengencerkan darah.

  • Jeruk Bali

Buah satu ini pun tidak luput dari daftar makanan dan minuman yang dihindari mengkonsumsi obat. Sebab, ia mampu memengaruhi kinerja enzim pencernaan sehingga menjadi rusak serta bagaimana tubuh menyerap kandungan obat-obatan.

Kemudian, apabila gemar mengkonsumsi jeruk bali, maka zat tertentu di dalamnya mampu memengaruhi bagaimana tubuh mengolahnya. Hal ini pun dapat berpotensi memicu fluktuasi tingkat obat dalam tubuh.

Berikut merupakan daftar obat atau kelas obat yang dapat dipengaruhi oleh jeruk bali:

  • Obat statin pengontrol kolesterol, termasuk Zocor (simvastatin), Lipitor (atorvastatin), serta Mevacor (lovastatin).
  • Obat masalah ereksi, contohnya Viagra (sildenafil).
  • Kemoterapi, contohnya docetaxel dan vincristine.
  • Penghambat saluran kalsium untuk mengobati tekanan darah tinggi.
  • Obat peredam kekebalan contohnya siklosporin.
  • Obat alergi mengandung fexofenadine contohnya Allegra.

Jika mengonsumsi jus jeruk bali dengan takaran besar, dibanding satu buah pada pagi hari, maka bisa memeroleh efek samping sistemik. 

  • Alkohol

Ini pun termasuk dalam daftar makanan dan minuman yang dihindari mengkonsumsi obat. Sebab, minuman satu ini bisa bereaksi dengan bermacam-macam obat. Reaksi tersebut bisa saja sangat buruk.

Berikut merupakan sejumlah obat atau antibiotik yang dapat Alkohol pengaruhi:

  • Metronidazol (Flagyl) 

Alkohol sudah pasti merupakan pantangan untuk pengguna antibiotik satu ini. Bahkan, pun dilarang untuk menggunakan obat kumur beralkohol.

  • Warfarin (Coumadin) 

Apabila mengonsumsi sejumlah bir dalam semalam, maka enzim dalam hati bisa sangat sibuk dalam pemrosesan alkohol. Dengan demikian, proses penyerapan warfarin bisa saja tertunda.

Jadi,  dapat mengalami tingkat warfarin lebih tinggi. Begitu pula dengan tingkat pengenceran darahnya.

  • Obat Diabetes 

Bersama obat diabetes oral dan insulin, alkohol bisa memperpanjang efeknya serta memicu rendahnya gula darah.

  • Antihistamin 

Mengonsumsi obat penenang contohnya Benadryl bersama alkohol dapat memperparah efek samping, contohnya kantuk.

  • Pereda Nyeri Asetaminofen 

Obat resep dengan kandungan asetaminofen dilarang dikonsumsi bersama alkohol sebab berpotensi merusak hati.

  • Antidepresan 

Alkohol bisa membuat mengalami peningkatan suasana hati untuk sesaat, namun akhirnya dapat bertindak menjadi depresan dalam sistem saraf pusat. Bila mengkonsumsi antidepresan, maka konsultasikan pada dokter mengenai alkohol.

  • Daging dan Ikan

Makanan tinggi protein seperti daging dan ikan mampu menyaingi dopamin. Jika mempunyai parkinson, maka neurotransmitter satu ini sudah pasti kurang di dalam otak. Perawatan kondisi satu ini yakni mengganti dopamin dengan obat.

Nah, obat tersebut adalah Sinemet. Jadi, levodopa yang diubah menjadi dopamin dalam otak merupakan bahan aktif di dalam Sinemet. Sepanjang konsumsi obat ini, sebaiknya pantang mengkonsumsi makanan tinggi protein, contohnya steak.

Sebab, jika tetap mengkonsumsinya bersamaan, maka saluran pencernaan dapat mengalami serangan asam amino. Hal ini dikarenakan makanan protein tinggi serta obat levodopa saling bersaing untuk diserap dan parkinson tidak dapat terkontrol.

  • Susu atau Kalsium

Makanan dan minuman yang dihindari mengkonsumsi obat adalah produk susu maupun kalsium. Sebab komponen dalam produk makanan atau minuman tersebut seperti kasein, kalsium, dan magnesium mengganggu penyerapan obat dalam tubuh.

Obat-obatan yang mampu dipengaruhi produk susu, keju dan yoghurt adalah antibiotik dan sejumlah obat tiroid.

  • Cokelat Maupun Acar yang Diawetkan dan Makanan Fermentasi

Ikan asap, keju tua, bir, cokelat, anggur, serta sejumlah daging olahan seluruhnya mempunyai kandungan tyramine. Ini merupakan zat yang berinteraksi bersama obat tertentu dalam mengatasi depresi.

  • Makanan dan Minuman Tinggi Kalium

Kentang, alpukat, kacang putih, pisang, dan bayam merupakan penyuplai potassium yang ideal. Sebab kandungan mineral tersebut penting dalam mengatur irama jantung serta menyeimbangkan cairan tubuh. 

Akan tetapi, makanan dan minuman yang dihindari mengkonsumsi obat satu ini mampu memengaruhi kinerja obat tekanan darah tertentu yang mampu memicu kadar kalium tinggi serta potensi denyut jantung abnormal.

Ini adalah suatu tantangan agar melacak kandungan yang terdapat pada makanan maupun minuman yang akan dikonsumsi. Contoh sederhananya yakni melalui pengecekan label kandungan nutrisi pada produk makanan maupun minuman.

  • Kafein

Mengkonsumsi banyak kopi maupun minuman berenergi bisa memperparah efek obat perangsang sistem saraf pusat. Sebab kafein merupakan stimulan. Jadi, jika mengonsumsi obat stimulan bersama kafein, maka efeknya dapat meningkat.

  • Obat-Obatan Mengandung Kacang

Apabila mempunyai alergi terhadap kacang, selain kandungannya dalam makanan, sejumlah obat tertentu mempunyai potensi memicu masalah. Sebab, terdapat beberapa obat mengandung bahan kacang tanah. Contohnya prometrium.

Itulah makanan & minuman yang perlu dihindari saat mengonsumsi obat agar bisa mendapatkan manfaat yang optimal. Sebelum mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya diskusikan dulu pada dokter. Jadwalkan kunjungan Sahabat Kaef melalui aplikasi Kimia Farma Mobile. Yuk, download aplikasi Kimia Farma Mobile sekarang juga di Google Play atau Apps Store .

Sumber

https://vitalrecord.tamhsc.edu/5-common-foods-interact-medication/

https://health.usnews.com/wellness/foods/slideshow/foods-not-to-be-mixed-with-prescriptions

https://www.beautynesia.id/wellness/supaya-cepat-sembuh-hindari-4-jenis-makanan-dan-minuman-ini-saat-sedang-sakit/b-256935

#DekatCepatSehat