You are currently viewing <strong>Kanker Hati : Penyebab, Gejala & Cara Mengobatinya</strong>

Kanker Hati : Penyebab, Gejala & Cara Mengobatinya

Kanker Hati merupakan penyakit yang sangat ditakuti oleh penderita hepatitis. Apalagi Badan Kesehatan Dunia (WHO) dalam riset tahun 2020 mengungkapkan, ada 800.000 kematian karena kanker hati. 

Kondisi ini bisa terjadi apabila sel yang ada pada hati melakukan mutasi hingga membentuk tumor. Akibatnya, fungsi dari hati pun terganggu. Padahal fungsinya sangat penting untuk kelangsungan tubuh. 

Maka dari itu, kenali penyebab dan gejala kanker hati. Termasuk tahapan pengobatan yang harus dilakukan untuk penderitanya.

Penyebab Kanker Hati

Penyebab kanker hati adalah mutasi atau perubahan sel-sel pada organ hati, yang berakibat tidak terkendalinya pertumbuhan sel, sehingga membentuk tumor. Kendati demikian, penyebab dari mutasi sel tersebut belum diketahui secara pasti

Faktor Risiko Kanker Hati

Ada beberapa orang yang memiliki faktor risiko tinggi terkena kanker hati. Di antaranya:

  1. Orang yang mengonsumsi rokok,
  2. Pemabuk (kecanduan alkohol),
  3. Penderita hepatitis B dan hepatitis C yang sudah kronis,
  4. Penderita sirosis,
  5. Obesitas,
  6. Penderita perlemakan hati,
  7. Memiliki penyakit hati turunan,
  8. Imunitas lemah karena ada masalah pada sistem kekebalan tubuh, 
  9. Orang yang menjalani operasi kolesistektomi atau pengangkatan kandung empedu,
  10. Penderita diabetes dan lupus,
  11. Terpapar zat kimia berbahaya,
  12. Terpapar jamur yang termakan tubuh.

Gejala Kanker Hati

Gejala kanker hati biasanya muncul ketika sudah memasuki kondisi cukup parah atau stadium lanjut. Beberapa penderita mengeluhkan gejala berikut:

  1. Kehilangan nafsu makan dan lebih mudah kenyang padahal hanya makan sedikit saja;
  2. Perut kembung disertai mual dan muntah;
  3. Tubuh merasa lemas dan letih;
  4. Berat badan turun tanpa sebab;
  5. Tubuh mengalami gatal-gatal;
  6. Beberapa bagian tubuh menguning, seperti mata dan kulit;
  7. Urine berubah warna menjadi gelap;
  8. Tubuh mengalami memar tanpa sebab, lalu muncul pendarahan;
  9. Perut membesar karena adanya penumpukan cairan;
  10. Warna tinja seperti kapur putih;
  11. Rusuk kanan terasa penuh karena hati mulai membengkak;
  12. Limpa juga membengkak yang mengakibatkan rusuk kiri terasa penuh;
  13. Perut sebelah kanan terasa nyeri.

Selain tanda tersebut, pada beberapa pria ada beberapa gejala tambahan yang menguatkan adanya kanker hati. Diantaranya:

  1. Testis lebih kecil;
  2. Melemahnya otot;
  3. Kadar kolesterol mengalami peningkatan;
  4. Payudara pria membesar;
  5. Kulit merah-merah.

Diagnosis Dokter

Ketika telah mengalami gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan setempat. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan baik fisik maupun pertanyaan mengenai gejala.

Beberapa pemeriksaan untuk memastikan kanker hati yaitu:

  1. Pengecekan darah dengan mengambil sampel. Fungsinya untuk mengukur kadar Alpha Fetoprotein (AFP). Protein ini diproduksi oleh hati apabila ada tumor tertentu. 
  2. USG perut, CT Scan dan MRI. Ketiga pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan tumor hingga penyebarannya.
  3. Biopsi dengan mengambil sampel jaringan hati, untuk diperiksa pada laboratorium.
  4. Laparoskopi atau selang dengan kamera yang dimasukkan ke perut, untuk mengetahui kondisi hati.

Jenis-jenis kanker hati

Ada dua jenis kanker hati yang harus diketahui. Yaitu kanker hati primer dan sekunder.

  • Kanker hati Primer

Kanker ini dibagi menjadi 4. Yakni:

  1. Hepatocellular Carcinoma

Penyebabnya yakni munculnya tumor atau mutasi DNA pada sel hepatosit. Setidaknya 75% kasus kanker timbul pada sel ini.

  1. Liver Angiosarcoma

Jenis kedua karena sel kanker tumbuh pada pembuluh darah yang ada pada hati. Pada jenis ini, biasanya baru bisa terdeteksi setelah kondisi sudah stadium lanjut.

  1. Cholangiocarcinoma

Sel kanker berkembang pada saluran empedu yang berada di dalam hari, maupun di luar hati.

  1. Hepatoblastoma

Jenis terakhir jarang terjadi pada orang dewasa, melainkan pada anak usia di bawah 3 tahun. Sel akan tumbuh pada hati yang masing belum “matang”.

  • Kanker hati Sekunder

Kasus ini karena sel kanker yang menyerang organ lain. Biasanya dari lambung, usus ataupun payudara. Kemudian, kanker menyebar ke hati.

Pengobatan kanker hati

Saat dokter telah mendiagnosis terkena kanker hati, maka ada beberapa tahapan pengobatan yang bisa dilakukan. Pengobatan dilakukan sesuai dengan stadium kanker. 

  1. Operasi Bedah

Apabila tumor masih kecil, maka yang bisa dilakukan adalah mengangkat sel tumor. Kemudian harus melakukan transplantasi hati.

  1. Perawatan Untuk Sel Kanker

Pengobatan ini disebut perawatan lokal. Treatment dilakukan langsung ke sel kanker. Caranya:

  • Memanaskan Sel Kanker

Tujuan dari metode ini adalah untuk menghancurkan sel kanker. Dokter akan menghancurkannya dengan arus listrik. 

Caranya yakni dengan membuat sayatan kecil pada perut. Kemudian jarum tipis akan dimasukkan untuk menghancurkan sel kanker.

  • Pembekuan Sel Kanker 

Metode ini menggunakan suhu yang sangat ekstrem agar sel kanker hati hancur. Dokter menggunakan cryoprobe dengan kandungan nitrogen cair untuk prosedur ini. Kemudian ditempatkan pada tumor hati.

  • Injeksi Alkohol

Selanjutnya dengan metode penyuntikan alkohol. Cairan murni ini akan disuntikkan langsung ke tumor. Kulit akan disuntik alkohol yang bisa membunuh sel kanker.

  • Kemoterapi

Pada metode yang satu ini, dokter akan memberi obat-obatan khusus untuk kanker. Obat ini biasanya sangat keras karena ditujukan langsung pada tumor.

  • Manik Radiasi

Terakhir adalah dengan memasukkan bola radiasi pada hati. Supaya tumor terpapar radiasi dan bisa mati.

  1. Terapi Obat

Berikutnya adalah dengan terapi obat-obatan yang bertujuan untuk membunuh penyakit ini. Tujuan utamanya adalah sel kanker bisa musnah.

  1. Terapi Radiasi

Cara mengobati kanker hati berikutnya adalah dengan menggunakan energi yang sangat tinggi. Seperti halnya Sinar X yang mampu mengecilkan ukuran tumor, dan menghilangkan sel kanker.

  1. Imunoterapi 

Berikutnya adalah dengan metode imunoterapi yang menggunakan kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker. Sel kanker yang memproduksi protein untuk sistem imun, akan diganggu kinerjanya dengan terapi ini.

  1. Kemoterapi

Terakhir adalah dengan kemoterapi yang menggunakan terapi obat dengan jangka waktu tertentu. Tujuannya untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Biasanya metode ini memiliki efek samping khusus karena mempengaruhi organ lain.

Cegah kanker hati

Sahabat Kaef bisa mencegah kanker hati dengan pola hidup sehat. Apalagi jika memiliki faktor risiko tinggi terkena kanker ini.

  1. Hindari konsumsi  alkohol 
  2. Jaga berat badan supaya tidak obesitas,
  3. Jika berisiko terpapar zat kimia, gunakan alat pelindung diri lengkap,
  4. Jauhi narkoba dan zat berbahaya apalagi dengan jarum suntik,
  5. Jika terkena hepatitis B maupun C, maka segera berobat sampai sembuh,
  6. Lindungi diri dengan melakukan vaksin hepatitis B,
  7. Terapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, olahraga dan istirahat secara teratur.

Nah, itulah penyebab , gejala &  cara mengobati kanker hati. Jika Sahabat Kaef atau orang terdekat mengalami beberapa gejala kanker hati yang tak kunjung membaik, segeralah periksakan diri ke dokter. Hal ini bertujuan agar gejala yang dirasakan dapat benar-benar didiagnosis, sehingga penanganan dapat dilakukan sedari dini. Nah, melalui aplikasi Kimia Farma Mobile, Sahabat Kaef bisa membuat janji klinik dengan dokter spesialis penyakit. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Kimia Farma Mobile sekarang juga!

Sumber

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/liver-cancer/symptoms-causes/syc-20353659

https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cancer

https://www.nhs.uk/conditions/liver-cancer/

https://www.cancer.org/cancer/liver-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-symptoms.html

https://www.mitrakeluarga.com/artikel/artikel-kesehatan/kanker-hati

#DekatCepatSehat