You are currently viewing Tes Golongan Darah: Manfaat, Prosedur & Risiko

Tes Golongan Darah: Manfaat, Prosedur & Risiko

Tes golongan darah sangat penting untuk dilakukan, agar bisa mengetahui apa tipe golongan darah. Sehingga kedepannya, memudahkan untuk mendapatkan layanan kesehatan, salah satunya ketika diperlukan transfusi darah.

Terdapat 4 jenis golongan darah yaitu golongan A, B, O, dan AB. Selain itu golongan darah juga terbagi lagi berdasarkan Rhesus (Rh) darah. Ada Rh positif dan negatif. 

Awamnya orang hanya mengetahui golongan darah tanpa tahu tipe Rh mereka. Padahal mengetahui Rh juga sangat penting. Terlebih saat akan berencana memiliki Anak.

Maka dari itu segera lakukan tes golongan darah ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat.

Manfaat Tes Golongan Darah 

Setiap orang memiliki golongan darah yang berbeda-beda. Cara untuk mengatasinya yaitu dengan melakukan tes pemeriksaan golongan darah. 

Berikut ini 4 manfaat tes golongan darah yang perlu diketahui, agar tidak ragu lagi untuk melakukan pengambilan darah:

  • Mendapatkan Donor Darah

Manfaat dari tes golongan darah adalah agar Sahabat Kaef bisa mendapatkan donor darah ketika dibutuhkan. Tidak semua golongan darah cocok satu sama lain apalagi jika mempertimbangkan Rhesus. Semakin spesifik golongan darah yang bisa didapatkan. 

Mendapatkan transfusi dari golongan darah yang tidak sesuai akan memicu kondisi kesehatan yang buruk. Tubuh akan mendeteksi darah yang masuk sebagai benda asing dan membuat antibodi untuk menyerang. 

Oleh karena itu penting untuk tahu apa golongan darah serta Rhesus nya. Secara singkat seperti inilah bagaimana pembagian golongan darah saat menerima donor:

  1. Orang dengan golongan darah O bisa mendonorkan darah kepada semua orang, karena darahnya tidak memiliki antigen. Namun mereka hanya bisa menerima transfusi dari orang bergolongan darah O juga.
  2. Orang dengan golongan darah A bisa mendonorkan darah ke orang yang bergolongan darah A dan AB. Begitupun sebaliknya tipe A mendapatkan darah dari tipe A lagi dan golongan darah tipe O.
  3. Orang dengan golongan darah B bisa memberikan darah ke orang yang bergolongan darah B dan AB. Mereka bisa menerima donor dari orang bergolongan darah B dan O.
  4. Orang dengan golongan darah AB hanya bisa mendonorkan darahnya ke orang yang golongan darahnya AB juga. Namun mereka bisa menerima darah jenis apapun. 

Dengan tes golongan darah akan bisa diketahui tipe Rh darah. Ini akan memudahkan saat donor darah. Jika berdasarkan tipe Rh darah, maka pembagian donor akan seperti ini:

  1. Orang dengan Rh (+) positif, bisa menerima donor darah dari orang Rh positif ataupun negatif;
  2. Orang dengan Rh (-) negatif, hanya bisa menerima donor dari orang yang memilih Rh negatif juga.
  • Menolong Orang Lain

Cukupnya ketersediaan kantong darah di PMI sangatlah penting. Pasalnya kebutuhan akan darah selalu tinggi. 

Seperti untuk operasi, menolong pasien kecelakaan yang kehilangan banyak darah, atau untuk kebutuhan medis lainnya. Belum lagi jika terjadi bencana maka semakin banyak orang yang membutuhkan donor darah.

Maka dari itu kesadaran untuk mendonorkan darah perlu lebih ditingkatkan lagi. Sebelum melakukan donor hal yang pertama harus dilakukan adalah cek golongan darah. 

Biasanya di tempat donor darah, petugas akan mengecek lagi tipe golongan darah para pendonor. Sahabat Kaef bisa datang ke PMI atau tempat yang mengadakan acara donor darah, untuk melakukan tes golongan darah sambil memberikan donor darah. 

  • Merencanakan Kehamilan yang Sehat

Mengetahui golongan darah juga bermanfaat untuk merencanakan kehamilan yang sehat. Lakukan tes golongan darah sebelum dan pasangan berencana menikah. 

Sebab jika kedua pasangan memiliki Rh yang berbeda, rentan menimbulkan masalah kehamilan di kemudian hari.

Misalnya Rh ibu negatif sedangkan Rh ayah positif, maka akan ada kemungkinan janin yang dikandung memiliki Rh positif. Saat hamil, tubuh ibu akan membentuk antibodi dan menyerang janin karena dianggap benda asing. Akibat Rh janin berbeda dengan Rh Ibu.

Mengetahui secara dini perbedaan Rh di antara pasangan menikah akan membantu dokter dalam melakukan pencegahan dan pengobatan. 

  • Menurunkan Risiko Terkena Kondisi Kesehatan Tertentu 

Melakukan tes pemeriksaan golongan darah juga bermanfaat untuk mengetahui risiko penyakit yang bisa muncul. 

Beberapa studi menunjukkan adanya hubungan antara golongan darah tertentu dengan risiko kondisi kesehatan. Seperti pembekuan darah, pendarahan, dan juga batu ginjal.

Prosedur Tes Golongan Darah

Prosedur tes dimulai dengan pengambilan sampel darah, yang bisa dilakukan dalam beberapa cara, di antaranya:

  • Venipuncture, yaitu mengambil darah dari pembuluh darah biasanya pada siku bagian dalam atau belakang telapak tangan. Cara ini juga dilakukan ketika petugas medis mengambil sampel darah untuk tes laboratorium.
  • Finger Prick Test, yaitu dengan cara menusuk ujung jari untuk mendapatkan sedikit darah. Cara ini yang umum kita temukan saat ingin mendapatkan hasil tes yang cepat.
  • Heel Stick Test, yaitu pengambilan darah untuk anak atau bayi yang baru lahir. Berbeda dengan orang dewasa, untuk bayi dan banyak arah diambil dari bagian tumit kaki.

Kemudian setelah prosedur tes golongan darah dilakukan, petugas akan memberikan antibodi anti-A juga anti-B ke dalam sample darah lalu akan muncul reaksi penggumpalan (aglutinasi) seperti berikut:

  • Apabila sampel darah hanya menggumpal saat diberi antibodi-A, berarti golongan darah sampel A;
  • Apabila sampel darah hanya menggumpal saat diberi antibodi-B, berarti golongan darah sampel B;
  • Apabila sampel darah menggumpal saat diberi antibodi A dan B, berarti golongan darah sampel AB;
  • Apabila sampel darah tidak menggumpal saat diberi antibodi A dan B, berarti golongan darah sampel O.

Sedangkan untuk mencari tahu tipe Rh darah, petugas akan mencampur sampel darah dengan serum anti-Rh. Apabila darah menggumpal, itu berarti sampel darah memiliki Rh positif dan begitu juga sebaliknya. 

Risiko Tes Golongan Darah 

Sebenarnya risiko tes golongan darah yang mungkin timbul sangatlah kecil. Itu karena sampel darah yang diambil jumlahnya cukup sedikit dan hanya membutuhkan waktu sebentar. Sehingga tidak menyebabkan efek samping apa-apa.

Namun beberapa orang bisa mengalami pusing, serangan panik, bahkan sampai pingsan saat melakukan pengambilan darah. Maka bisa ajak pasangan, teman atau saudara untuk ikut menemani saat cek golongan darah agar tidak merasa tegang.

Setelah pengambilan darah kemungkinan muncul memar kecil pada titik di mana jarum suntik dimasukkan. Lebam tersebut akan sedikit terasa sakit saat disentuh. Namun selebihnya tidak menimbulkan bahaya apapun dan bekasnya akan hilang dalam beberapa hari.

Itulah dia penjelasan seputar tes golongan darah yang ternyata tidak hanya untuk keperluan transfusi saja. Bila masih belum berani untuk mencari atau memastikan kembali tipe golongan darah ajak teman untuk menemani. Segera jadwalkan tes golongan darah melalui aplikasi Kimia Farma Mobile. Yuk, download aplikasinya sekarang juga !

Sumber

https://medlineplus.gov/ency/article/003345.htm

https://www.healthline.com/health/how-to-find-out-your-blood-type

https://www.nhs.uk/common-health-questions/operations-tests-and-procedures/how-can-i-find-out-my-blood-type-blood-group/

#DekatCepatSehat