You are currently viewing 8 Posisi Tidur yang Baik Bagi Kesehatan Tubuh

8 Posisi Tidur yang Baik Bagi Kesehatan Tubuh

Bagaimana keadaan mood Sahabat Kaef setiap bangun tidur? Apakah bahagia dan bersemangat? Atau justru merasa lelah dan kurang bugar? Jika itu benar, mungkin  tidak cukup tidur atau tidur tidak nyenyak semalam. 

Tidak cukup atau kurang tidur tidak selalu berarti bahwa terjaga sepanjang malam. Namun hal ini dapat berarti bahwa kurang mendapatkan tidur yang berkualitas dan hanya dalam sebagian kecil waktu tidur yang dirasakan. 

Memang bagaimana cara mendapatkan kualitas tidur yang baik dengan durasi yang lama? Jawabannya adalah dengan memilih posisi tidur yang baik!

Ini merupakan hal terpenting yang dapat menentukan seberapa berkualitas tidur. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa hal ini dapat mencegah gangguan tidur, kelelahan. sakit maag, sakit kepala, dan nyeri punggung. 

Lebih jelasnya, Sahabat Kaef dapat membaca 8 posisi tidur di bawah ini!

  1. Posisi tidur terlentang

Terlentang merupakan posisi tidur di mana  dapat memposisikan tulang belakang, kepala, dan leher secara netral. Posisi terlentang mensejajarkan tubuh di atas tulang belakang. Dengan posisi ini, pegal atau nyeri saat bangun pagi akan berkurang.

Selain itu, karena posisi terlentang dapat membuat tubuh dalam posisi netral, hal tersebut dapat menyebabkan diri  tercegah dari skoliosis.Sahabat Kaef tanpa gangguan pernapasan bebas menerapkan posisi ini untuk kualitas tidur yang baik. 

Jika penderita apnea, lebih baik jangan terlalu lama menempatkan diri dalam posisi tidur ini karena terlentang dapat mengganggu pernapasan. Jika terbiasa mendengkur pun sebaiknya tidak tidur dengan posisi terlentang. 

Begitupun yang memiliki penyakit maag atau GERD (gastroesophageal reflux disease), sebaiknya lakukanlah mengganjal kepala menggunakan bantal jika tidur terlentang, jika tidak maka asam lambung dapat naik ke kerongkongan.

  1. Posisi tidur menyamping

Berbeda dengan posisi terlentang, penderita apnea lebih diuntungkan dengan posisi menyamping ketika tidur. Karena dalam posisi ini, dapat melancarkan saluran pernapasan dan mencegah dengkuran.

Untuk yang sedang mengandung, sebaiknya dapat mencoba posisi tidur yang baik ini. Dengan posisi ini, orofaring yang sesak akan lebih terbantu untuk membuka. Sehingga dapat memposisikan diri ke kiri untuk peredaran darah lebih lancar.

Selain bermanfaat bagi Sahabat Kaef yang sedang hamil, posisi ini ternyata juga mampu untuk membantu memanjangkan tulang belakang. Jadi, diusahakan untuk memposisikan diri tidur menyamping jika menginginkan pertumbuhan tulang belakang.

Perlu diketahui, tidur menyamping ke kanan dapat membuat tekanan di paru-paru, hati, dan perut berkurang. Sedangkan tidur menyamping ke kiri dapat meredakan refluks asam lambung. 

Terakhir, untuk mencegah nyeri bahu,  sebaiknya tidak memposisikan diri  terlalu menyamping ke satu sisi saja sepanjang malam.

  1. Posisi tidur bintang laut

Tahukah Sahabat Kaef bagaimana anatomi tubuh bintang laut? Mereka merentangkan semua lengan dan kakinya, bukan? Nah, seperti bintang laut, posisi ini merujuk pada terlentangnya tangan dan kaki, atau tangan menekuk ke samping kanan kiri kepala.

Posisi bintang laut tidak jauh berbeda dengan posisi tidur yang telah disebut pada nomor 1 karena sama-sama terlentang. Jadi, manfaat dan efek samping dari tidur ini pun tidak jauh berbeda pula dengan posisi terlentang reguler.

Namun, kabar baiknya adalah, posisi ini dapat membantu untuk mencegah jerawat, karena selama tangan  terlentang, wajah pun menghadap ke atas sehingga meminimalisir sentuhan dengan bantal atau guling yang mengandung bakteri.

Kabar buruknya, posisi bintang laut dengan posisi kedua tangan di samping kanan kiri kepala dapat menyebabkan saraf bahu tertekan, sehingga pada keesokan harinya dapat menimbulkan rasa nyeri.

  1. Posisi tidur mengganjal bawah lutut dengan bantal atau guling

Posisi tidur yang baik keempat adalah meletakkan bantal atau guling di bawah kedua lutut. Untuk penderita sakit punggung sebaiknya mencoba posisi tidur ini. Dikarenakan akan sangat membantu jika meletakkan bantal di bawah lutut supaya menjaga agar tulang punggung tetap netral. 

  1. Posisi tidur mengganjal bawah perut dengan bantal atau guling

Sahabat Kaef yang telah memasuki usia senja maupun penderita hernia dapat mencoba posisi ini karena batal atau guling tipis di bawah perut dapat membantu menyelaraskan tulang belakang.

Oh iya, posisi tidur yang satu ini ternyata merupakan salah satu solusi bagi  yang kerap mengalami susah tidur.

  1. Posisi tidur mengangkat kedua lengan ke atas

Posisi ini merupakan turunan dari posisi tidur terlentang. Sudah pasti, posisi tidur dengan mengangkat kedua lengan ke atas dapat membantu meredakan gangguan pada punggung.

Bagi yang tidak ingin wajah dipenuhi jerawat dan penyakit kulit lainnya, diusahakan dapat mencoba posisi ini ketika tidur. Karena terangkatnya lengan dapat mencegah wajah untuk menempel pada bantal.

Karena posisi keenam ini termasuk ke dalam posisi terlentang, bagi yang mengalami gangguan mendengkur dan asam lambung pun tidak disarankan untuk tidur dengan posisi ini.

  1. Posisi tidur meringkuk

Meringkuk adalah posisi bayi di dalam kandungan seorang ibu. Dapat diartikan jika meringkuk merupakan posisi tidur orisinil karena ini merupakan posisi tidur manusia di awal kehidupannya.

Sahabat Kaef yang tengah hamil akan diuntungkan pula dengan posisi tidur meringkuk ini. Dengan memposisikan badan agar menyamping dengan perut dan menekuk lutut, posisi ini mampu melancarkan sirkulasi darah ke janin.

Selain baik untuk kehamilan, bagi yang sering mendekur pun bisa memposisikan untuk meringkuk saat tidur. Namun, jika memiliki peradangan sendi khususnya area punggung sebaiknya jangan memposisikan diri untuk meringkuk.

  1. Posisi tidur tengkurap

Tengkurap merupakan posisi tidur yang baik jika sering mendengkur atau memiliki apnea tidur. Namun sayang sekali, posisi ini tidak cukup baik untuk yang tidak memiliki kedua gangguan tersebut.

Mengapa kurang baik? Karena tidur dengan posisi tengkurap akan meningkatkan potensi nyeri pada daerah leher. Hal ini disebabkan bahwa ketika tengkurap, leher akan berputar hingga hampir mencapai 90 derajat.

Tidak hanya leher, tidur tengkurap juga tidak baik untuk tulang belakang.

Dari kedelapan informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa posisi tidur memiliki kekurangan dan kelebihan. Hal ini menandakan bahwa kedelapan posisi tidur tersebut tidak ada yang mutlak atau ‘benar-benar’ baik.

Jadi, untuk memilih posisi tidur mana yang paling ideal, sebaiknya menyesuaikan posisi tersebut dengan kondisi tubuh dan kesehatan. Karena jika tidak peduli dengan kesesuaian itu, nantinya  diri sendirilah yang akan mendapatkan kerugiannya.

Jika sudah menyesuaikan kondisi tubuh dan kesehatan dengan posisi tidur yang baik, namun tidak kunjung mendapatkan tidur berkualitas, sebaiknya segeralah berkonsultasi pada dokter ahli yang menangani keluhan seperti ini.  

Selain itu juga,  jika Sahabat Kaef ingin membeli obat atau menebus obat dapat melalui dari aplikasi Kimia Farma Mobile. Karena kualitas obat sangat aman yang didapatkan melalui distributor farmasi terpercaya. Tunggu apa lagi, download aplikasinya sekarang juga di Google Play Store atau Apps Store ya !

Sumber 

https://www.healthline.com/health/best-sleeping-position#fetal-position

https://katadata.co.id/sitinuraeni/berita/61ef77d0e3d2a/8-posisi-tidur-yang-baik-lengkap-dengan-kelebihan-dan-kekurangannya