Mitos dan Fakta tentang Covid-19

Mitos terkait virus Covid-19 kian masif di masyarakat. Mitos tersebut tersebar melalui berita online, media sosial dan grup Whatsapp. Masyarakat umumnya langsung percaya dengan isi yang disampaikan melalui pesan berantai tersebut walaupun belum diketahui valid atau tidaknya berita tersebut. Berikut mitos-mitos yang berkembang di masyarakat disertai faktanya:

1. Kloroquin dan Hidroksikloroquin dapat mencegah seseorang terjangkit Covid-19.
Faktanya, Kloroquin dan Hidroksikloroquin digunakan untuk terapi penyakit malaria. Obat-obat tersebut juga digunakan untuk terapi pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan syarat dibawah pengawasan dokter. Obat yang tergolong obat keras ini memiliki efek samping yang cukup serius yakni peningkatan resiko aritmia jika dikonsumsi tidak sesuai dosis sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter. Jadi obat Kloroquin dan Hidroksikloroquin bukan untuk mencegah terjangkitnya Covid-19, melainkan untuk terapi pasien Covid-19.

2. Covid-19 hanya konspirasi elite.
Faktanya, Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan –China pada bulan Desember 2019. Ilmuwan mengungkap fakta dikemudian hari bahwa Covid-19 merupakan sub-famili dari Orthocoronavirinae yang terbagi dalam 4 genus yaitu Alphacoronavirus, Betacoronavirus, Gammacoronavirus dan Deltacoronavirus dimana Alphacoronavirus dan Betacoronavirus berasal dari kelelawar. Jadi berdasarkan beberapa penelitian, Covid-19 bukan buatan manusia akan tetapi dari hewan.

3. Rebusan bawang putih dapat menyembuhkan pasien terkonfirmasi Covid-19.
Faktanya, berdasarkan sejumlah penelitian, bawang putih terbukti mempunyai aktivitas sebagai antimikroba. Akan tetapi, tidak ada penelitian yang menjelaskan bawang putih mempunyai aktivitas antivirus Covid-19.

Pustaka:
Dhama et. al.2020.Coronavirus Disease 2019 – COVID-19. Uttar Pradesh:ICAR-Indian Veterinary Research Institute.
Hafeez et al.2020. A Review of COVID-19 (Coronavirus Disease-2019) Diagnosis, Treatments and Prevention. Saharanpur:Eurasian Journal of Medicine and Oncology.
who.int. Coronavirus disease (COVID-19) advice for the public: Mythbusters [diakses 14 Agustus 2020] dari www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/myth-busters

Save One, Save More..

KIMIA FARMA Cegah COVID-19 untuk Indonesia Sehat !

Hi sobat KF,

Selama masa pandemi ini kita tentunya sudah sangat mengenal Virus COVID-19 sebagai salah satu penyakit menular yang dapat menyerang seseorang dengan beberapa gejala seperti batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, dan gangguan pernafasan. Berbagai macam faktor ternyata dapat menjadi wadah untuk virus ini berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain melalui droplet percikan batuk seseorang, kontak fisik (berjabat tangan) dan menyentuh benda yang terkontaminasi dengan virus corona seperti peralatan makan dan minum, area layanan publik, dsb.

PT. Kimia Farma Apotek sebagai garda terdepan di masyarakat sudah selayaknya menyediakan protokol kesehatan pencegahan penularan virus COVID-19 ini secara masif dan serentak. Banyaknya jumlah Apotek, Klinik, Laboratorium, Industri, dan anak cabang PT.Kimia Farma Tbk (Persero) lainnya menjadikan pencegahan COVID-19 ini sebagai salah satu prioritas utama. Nah apa saja yang sudah dilakukan oleh Apotek Kimia Farma di setiap cabangnya di seluruh Indonesia???

Unit Bisnis Apotek Kimia Farma dari hulu ke hilir telah melakukan sosialisasi berkala kepada semua pegawai nya diberbagai daerah melalui Virtual Meeting untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dalam layanan kefarmasian di Apotek. Penerapan protokol kesehatan  mengacu pada Panduan Pencegahan di Tempat Kerja oleh Badan POM diantaranya SOP Pencegahan di Area Swalayan Apotek dengan menerapkan penggunaan masker, glove, face shield, dan sterilisasi apotek secara berkala. Selain itu mengatur pola layanan Apotek kepada masyarakat dengan cara menjaga jarak kontak fisik dengan pasien, sering mencuci tangan dengan sabun cair dan air mengalir ataupun menggunakan handsanitizer berbasis alkohol, disinfeksi berkala area outlet, penggunaan masker serta faceshield.

Penerapan protokol kesehatan di Apotek Kimia Farma sangat penting “Save One Save More” , dengan mempersiapkan outlet yang steril dan bersih diharapkan mampu menjaga customer dan pegawai dalam melakukan layanan serta bertransaksi di apotek.

KIMIA FARMA SIAP LAKSANAKAN “NEW NORMAL”

Pengenalan New Normal di Kimia Farma

Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun, roda perekonomian harus tetap berjalan, maka tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan. Untuk itu, pemerintah menerbitkan panduan New Normal melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Hal ini tentunya membuat semua orang menyiapkan diri untuk menyambut era New Normal dengan tetap seoptimal mungkin memperhatikan protokol penanganan COVID-19 sebagaimana kebijakan PSBB di masing-masing wilayah. Mengenai hal ini, pemerintah melalui Juru bicara penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa artinya masyarakat harus lebih berdisiplin untuk mematuhi seluruh anjuran pemerintah. “Kita harus mengaktifkan kembali cara-cara hidup dengan kenormalan yang baru. Oleh karena itu kami ingatkan kembali untuk rutin cuci tangan pakai sabun, gunakan masker bila keluar rumah,” pangkasnya yang dilansir di situs kemenkes.go.id.

Pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi COVID-19. Organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO) telah menyiapkan pedoman transisi menuju New Normal selama pandemi COVID-19. Dilansir dari halaman resmi CNN Indonesia, Direktur Regional WHO untuk Eropa Henri P. Kluge mengatakan bahwa setiap langkah transisi menuju the New Normal harus dipandu oleh prinsip kesehatan masyarakat, bersama dengan pertimbangan ekonomi dan sosial. “Saya menyerukan solidaritas antar negara, inilah saatnya untuk meningkatkan dan menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan bertanggung jawab untuk mengarahkan kita melewati badai ini,” ujarnya pada Kamis, 14 Mei 2020.

Sebagai tindak lanjut anjuran pemerintah tersebut, PT. Kimia Farma, mendukung penuh segala upaya Pemerintah dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Maka dari itu masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona COVID-19 dengan tatanan baru. Kimia Farma telah mengambil langkah preventif untuk melindungi masyarakat dengan penanganan COVID-19 di masing-masing wilayah. Kimia Farma juga memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dengan menyediakan fasilitas layanan belanja dari rumah (Home Shopping) dan juga membuka layanan delivery atau pesan antar obat.

Dengan adanya keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19 di tatanan tempat kerja, diharapkan dapat membantu meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh COVID19 terhadap keberlangsungan dunia kerja, dan secara makro dapat berkontribusi menekan COVID-19 pada masyarakat, sehingga penyebaran COVID-19 dapat dicegah dan dikendalikan dengan baik.

Sweet Seventeen Kimia Farma Apotek

PT Kimia Farma Apotek menggelar syukuran dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun yang ke-17 pada tanggal 6 Januari 2020. Syukuran tersebut dilaksanakan bersamaan dengan HUT PT Kimia Farma Trading and Distribution, serta PT Kimia Farma Diagnostika. Syukuran HUT KFA juga dilaksanakan serentak di seluruh unit bisnis PT Kimia Farma Apotek yang tersebar di seluruh Indonesia pada 4 Januari 2020.

Dengan tema Sweet Seventeen, PT Kimia Farma Apotek merayakan peringatan Hari Ulang Tahunnya dengan sederhana. Acara ini lebih merupakan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena rahmatNya selalu menyertai langkah demi langkah perusahaan hingga mencapai usia 17 tahun. Di samping itu juga, perusahaan yang menanjang naik memerlukan langkah besar dalam mencapai target yang mana pada tahun 2020, perusahaan ditargetkan pencapaian revenue 7T.

Peringatan Hari Ulang Tahun yang menembus angka 17 ini merupakan momentum menjadi perusahaan dengan performa yang jauh lebih baik dari sebelumnya, dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan, dan terdepan pada retail farmasi.