Cara Mengatasi Risiko Diabetes bagi yang Punya Riwayat Keturunan Penderita

Cara Mengatasi Risiko Diabetes bagi yang Punya Riwayat Keturunan Penderita

Penyakit diabetes hingga saat ini masih menjadi ancaman serius penyebab kematian baik di Indonesia maupun dunia. Dikutip dari laman Kompas, hingga 14 Mei 2020 International Diabetes Federation (IDF) melaporkan 463 juta orang dewasa di dunia menyandang diabetes dengan prevalensi global mencapai 9,3 persen. Namun, kondisi yang membahayakan adalah 50,1 persen penyandang diabetes tidak terdiagnosis. Selain itu, sekarang ini penyakit diabetes tidak hanya menyerang lansia saja bahkan 75 persen pasien pada tahun 2020 dimulai dari 20-64 tahun.

Diabetes sendiri diakibatkan oleh gula darah di dalam tubuh yang melebihi batas normal. Munculnya diabetes pada seseorang pun beragam, ada banyak faktor penyebab salah satunya adalah keturunan atau riwayat diabetes. Orang-orang dengan keturunan penyandang diabetes biasanya akan lebih merasa khawatir jika hal tersebut akan terjadi pada dirinya. Dikutip dari laman American Diabetes Association risiko seorang anak terkena diabetes karena faktor keturunan adalah 1 berbanding 17 jika sang ayah merupakan pasien diabetes tipe 1. Dan jika seorang ibu yang memiliki diabetes tipe 1 dan melahirkan sebelum usia 25 tahun resiko anaknya terkena diabetes adalah 1 dari 25, jika melahirkan setelah usia 25 tahun resikonya adalah 1 banding 100. 

Resiko seorang anak terkena diabetes akan menjadi yang diturunkan dari orang tuanya akan menjadi dua kali lipat jika mereka mengidap penyakit tersebut sebelum usia 11 tahun. Dan jika kedua orang tua menderita diabetes tipe 1 maka resikonya adalah antara 1 dari 10 dan 1 dari 4.

Namun ternyata masih ada cara untuk mencegahnya, karena selain faktor keturunan pemicu lainnya bisa juga karena faktor lingkungan seseorang akan menderita diabetes atau tidak.

Berikut beberapa ulasan cara mengatasi resiko diabetes yang mempunyai riwayat keturunan penderita:

1. Menjaga asupan makanan

Untuk menghindari diabetes, sangat perlu mengatur pola makan yang sehat dengan gizi seimbang. Perhatikan kadar karbohidrat dengan memilih makanan dengan kandungan yang rendah karbohidrat, memilih lemak baik dan lemak jahat, membatasi daging merah dan daging olahan serta mengonsumsi air putih yang cukup.

2. Perbanyak gerakan fisik dan olahraga

Untuk menghindari kelebihan berat badan, usahakan untuk banyak bergerak walaupun di dalam ruangan. Selain itu melakukan olahraga rutin juga sangat dianjurkan untuk memberikan kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah diabetes keturunan.

3. Hindari konsumsi makanan manis, rokok dan alkohol

Makanan dan minuman manis juga mengandung kadar glikemik yang tinggi. Oleh karena itu, sebisa mungkin untuk menghindari mengonsumsi makanan dan minuman terlalu manis. Selain itu rokok juga mempunyai kandungan-kandungan yang dapat merusak kerja tubuh, rokok akan memanfaatkan hormon insulin dalam menyebarkan glukosa ke organ sehingga meningkatkan resiko untuk mengidap penyakit diabetes lebih besar. Begitu juga dengan alkohol, konsumsi alkohol dalam jumlah tinggi dan terus menerus dapat menyebarkan glukosa ke organ dan meningkatkan resiko penyakit diabetes.

4. Menjaga berat badan

Berat badan yang berlebih merupakan salah satu faktor resiko besar penyebab terkena diabetes. Akan sangat dianjurkan bagi seseorang yang memiliki keturunan diabetes dalam keluarga untuk tetap mempertahankan berat badan yang normal atau menurunkan secara bertahap jika memang sudah masuk dalam kategori obesitas.



 

 

 

 

 

Sumber:

 

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Terkait

6 Tanda Tubuh Kurang Nutrisi

6 Tanda Tubuh Kurang Nutrisi

Kegiatan padat yang dilakukan sehari-hari terkadang tanpa sadar menguras banyak energi dalam tubuh dan tidak jarang membuat kita kelelahan hingga mengalami gejala penurunan kesehatan. Banyak

Read More »