Alpha-blockers

Obat Golongan Ini:

doxazosin, tamsulosin, alfuzosin

Indikasi Umum:

      1. Sebagai pilihan medis lini pertama untuk memperbaiki gejala pada benign prostatic hyperplasia, ketika perubahan gaya hidup tidak mencukupi. 5α-reductase inhibitors dapat ditambahkan pada kasus tertentu. Perawatan bedah juga merupakan pilihan, terutama jika ada bukti kerusakan saluran kemih (misalnya hydronephrosis).
      2. Sebagai pengobatan tambahan pada hipertensi resisten, ketika obat-obatan lain (misalnya calcium channel blockers, ACE inhibitors, thiazide diuretics) tidak mencukupi.

Cara Kerja:

Meskipun sering disebutkan dengan istilah ‘α-blocker,’ sebagian besar obat di kelas ini (termasuk doxazosin, tamsulosin dan alfuzosin) sangat selektif untuk α1-adrenoseptor. Alpha1-adrenoceptors ditemukan terutama di otot polos, termasuk di pembuluh darah dan saluran kemih (terutama leher kandung kemih dan prostat). Stimulasi menyebabkan kontraksi; blokade menyebabkan relaksasi. Oleh karena itu, α1-blocker menyebabkan vasodilatasi dan penurunan tekanan darah, serta mengurangi resistensi terhadap aliran keluar kandung kemih.

Efek Samping:

Efeknya terhadap tonus vaskular, α-blocker dapat menyebabkan hipotensi postural, pusing dan syncope. Efek ini menonjol setelah dosis pertama (agak mirip dengan ACE inhibitor dan angiotensin receptor blocker).

Peringatan:

Alpha-blocker tidak boleh digunakan pada pasien dengan hipotensi postural yang sudah ada.

Interaksi:

Secara umum, kombinasi obat antihipertensi menghasilkan efek penurunan tekanan darah aditif (mungkin tujuan terapeutik). Untuk menghindari hipotensi dosis pertama, sebaiknya hilangkan satu atau lebih dosis obat antihipertensi yang ada pada hari α-blocker dimulai. Hal ini terutama terjadi pada β-blocker, yang menghambat refleks takikardia yang merupakan bagian dari respons kompensasi terhadap vasodilatasi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Terkait

Angiotensin receptor blockers

Obat Golongan Ini: losartan, candesartan, irbesartan Indikasi Umum: Angiotensin receptor blockers (ARB) umumnya digunakan ketika ACE inhibitor tidak dapat ditoleransi karena batuk. Indikasinya sama: Hipertensi:

Read More »

Diuretics, potassium-sparing

Obat Golongan Ini: amiloride (sebagai co-amilofruse, co-amilozide) Indikasi Umum: Sebagai bagian dari terapi kombinasi, untuk pengobatan hipokalemia yang timbul dari terapi loop- atau thiazide-diuretik. Antagonis

Read More »

Diuretics, loop

Obat Golongan Ini: Furosemide, bumetanide Indikasi Umum: Untuk menghilangkan sesak pada edema paru akut (acute pulmonary oedema) dalam konjugasi dengan oksigen dan nitrat.  Untuk pengobatan

Read More »

Nitrates

Obat Golongan Ini: Isosorbide mononitrate, glyceryl trinitrate Indikasi Umum: Nitrat kerja pendek/ short-acting (gliseril trinitrat) digunakan dalam pengobatan angina akut dan nyeri dada yang berhubungan

Read More »

Lidocaine

Indikasi Umum: Sangat umum, sebagai anestesi lokal pilihan pertama, misalnya, kateterisasi urin dan prosedur minor (misalnya penjahitan). Jarang, sebagai obat antiaritmia pada ventricular tachycardia (VT)

Read More »