You are currently viewing 8 Tips Sehat Biar Puasa Saat Pandemi Covid19 Tetap Lancar

8 Tips Sehat Biar Puasa Saat Pandemi Covid19 Tetap Lancar

Sebentar lagi, Ramadhan akan tiba. Semua umat Islam akan melaksanakan puasa selama satu bulan. Masih sama seperti dua tahun sebelumnya, di tahun ini akan menjadi tantangan yang berat dalam menghadapi puasa saat pandemi Covid19

Ingin tahu tips agar puasa bisa full satu bulan penuh dan kesehatan tetap terjaga di masa pandemi ini? Yuk, simak ulasannya. 

Tips Sehat Biar Puasa Saat Covid19 Tetap Lancar Tanpa Halangan

Dari mulai waktu imsak di saat fajar hingga matahari terbenam atau bedug maghrib berkumandang, kita akan melakukan puasa selama satu bulan penuh. Selain menahan haus dan lapar, hawa nafsu pun harus ditahan. 

Di masa pandemi ini, kesehatan keluarga dan diri sendiri juga wajib terjaga agar tidak mudah terkena virus Covid19. Nah, berikut tips sehat agar puasa saat Covid19 bisa berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan. 

  1. Kualitas Tidur Harus Diperhatikan

Tips aman menjalani puasa saat Covid adalah dengan menjaga pola dan kualitas tidur. Pastikan tidak mengalami kekurangan waktu untuk tidur. Normalnya, jumlah waktu tidur yang baik adalah 9 jam. Usahakan untuk memenuhi itu atau seminimalnya 7 jam. 

Pasalnya, bila kekurangan waktu untuk tidur, sistem imun akan mulai melemah dan bisa menjadi jalan masuknya virus yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Salah satunya, virus corona yang dapat merusak imun. 

Selain memperhatikan jumlah waktu tidur, Sahabat Kaef pun harus memperhatikan kualitasnya. Orang yang tidak nyenyak dalam tidurnya, akan lebih mudah jatuh sakit ketika sudah terkena virus baik sekadar terkena influenza atau pilek. 

Selain itu, kualitas tidur yang buruk juga dapat memperlambat proses penyembuhan diri. Agar dapat terpenuhi jumlah waktu tidur, usahakan untuk tidur lebih cepat di waktu puasa atau menyicilnya dengan tidur di waktu siang. 

  1. Pastikan Kebutuhan Gizi dan Mineral Terpenuhi Saat Sahur dan Buka

Selama puasa, cenderung orang akan mudah untuk memakan apa saja tanpa memperhatikan kandungan gizi atau nutrisi di dalamnya. Keinginannya agar bisa kenyang selama sahur sehingga bisa menahan lapar hingga siang atau sore hari, atau mengkonsumsi apa pun untuk meredakan lapar di waktu berbuka. 

Kenyataannya, makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuh, dapat mempengaruhi imun. Jika nutrisinya buruk, imun pun dapat rusak. Sebaliknya, jika ingin mengonsumsi makanan yang penuh gizi, imun akan dalam kondisi prima dan kesehatan terjaga. 

Maka, usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi selama puasa saat Covid19 ini. Misal, dengan memperbanyak makan sayur dan buah-buahan. Ikan dan kacang-kacangan pun dapat menambah nutrisi tubuh dan meningkatkan imun. 

  1. Olahraga Tetap Harus Dilakukan

Meskipun puasa saat Covid19, olahraga tidak boleh kendor. Justru di saat inilah, maka harus tetap menjaga kualitasnya agar kesehatan tetap terjaga. 

Sahabat Kaef bisa melakukan olahraga yang ringan sehingga tidak terlalu banyak menguras energi. Seperti jalan-jalan di pagi hari setelah sholat subuh mengelilingi kompleks perumahan. Bisa juga dengan jogging ringan atau bersepeda. 

Ada baiknya untuk tidak melakukan olahraga di waktu siang hari dalam keadaan perut kosong. Tetapi, pilihlah di waktu malam hari menjelang teraweh atau 30 menit sampai 1 jam sebelum waktu berbuka. Dengan begitu, usai olahraga, energi dapat dipulihkan dengan makanan. 

  1. Physical Distancing Jangan Kendor

Agar puasa saat Covid19 tetap aman dan lancar, physical distancing pun tidak boleh kendur. Sahabat Kaef tetap harus menerapkan protokol kesehatan 5M yaitu menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari area kerumunan, serta membatasi mobilitas di luar rumah. 

Dengan melakukan 5M, maka akan terhindar dari penularan virus corona dan kesehatan pun tetap terjaga. 

  1. Kelola Stres dengan Baik

Tips aman menjalani puasa saat covid selanjutnya adalah mengelola stres dengan baik. Sebab, saat pikiran stres, daya sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit yang datang akan menurun. Sehingga tubuh akan lebih rentan terserang infeksi. 

Hal tersebut terjadi lantaran hormon kortikosteroid akan menurunkan kuantitas limfosit yang bertugas untuk melawan patogen yang menjadi penyebab penyakit dan menghambat kinerja sistem kekebalan dalam tubuh. 

Selama bulan puasa ini bisa memanfaatkannya untuk mengelola stres dengan terus mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa, rajin beribadah, melakukan yoga untuk bermeditasi, atau melakukan olahraga ringan.

  1. Kurangi Konsumsi Gula

Di bulan puasa, akan ada banyak makanan manis, terutama di waktu-waktu berbuka. Maka, tahan diri untuk mengkonsumsi gula yang berlebihan. Sebab, dapat menyebabkan obesitas. 

Jika mempunyai berat badan yang berlebih hingga ke tingkat obesitas, dapat menimbulkan berbagai penyakit lainnya, seperti risiko terkena diabetes tipe 2 atau penyakit jantung. 

Oleh karena itu, selama menjalankan puasa saat Covid19, kurangi konsumsi gula. Jika perlu, ganti dengan gula rendah kalori. Agar tubuh lebih segar, bugar, dan fit. 

  1. Tahan Diri untuk Merokok

Selama berpuasa, ada larangan untuk merokok di waktu siang hari. Karena itulah, banyak yang langsung merokok di ketika waktu berbuka sudah tiba. Sebaiknya, menahan diri dulu. 

Pasalnya, merokok di waktu perut kosong dapat menyebabkan muntah, mual, serta pusing. Karbon monoksida dalam kandungan rokok juga dapat menurunkan kadar oksigen yang ada di dalam darah. 

  1. Perbanyak Konsumsi Vitamin

Selain mengkonsumsi makanan yang bergizi, ada baiknya jika menunjangnya dengan mengkonsumsi vitamin di waktu sahur atau berbuka. Dengan vitamin ini, kebutuhan nutrisi tubuh pun akan terpenuhi. 

Ada banyak suplemen yang bisa dikonsumsi seperti vitamin C, vitamin B, vitamin E maupun Omega 3. Dukung pula dengan menyediakan buah-buahan atau sumber makanan yang mengandung vitamin-vitamin tersebut. 

Jangan lupa pula untuk banyak mengkonsumsi air mineral agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. 

Efek Puasa Ramadhan Terkait Kesehatan

Dari puasa yang dilakukan selama bulan Ramadhan, ada efek yang bisa dirasakan terkait dengan kesehatan. Di antaranya: 

  1. Jika terus mengkonsumsi makanan yang berkalori tinggi selama sahur atau berbuka, bisa menyebabkan terjadinya obesitas atau menimbulkan penyakit inflamasi kronis yang biasa dikenal sebagai peradangan tingkat rendah. 
  2. Puasa juga telah terbukti dapat menambah umur panjang, meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi oksidatif stres dan peradangan, serta kematian akibat kanker dan penyakit kardiovaskular. 
  3. Menyebabkan penurunan dan pemeliharaan berat badan di antara orang-orang yang kelebihan berat badan dan obesitas. 
  4. Puasa mengurangi resistensi insulin vs pembatasan energi terus menerus di antara kelebihan berat badan dan, pada subjek obesitas, non-diabetes, karena itu mungkin memiliki peran penting dalam melindungi terhadap kanker terkait obesitas. 
  5. Ada penurunan denyut jantung istirahat, insulin, kadar glukosa dan homosistein yang bersirkulasi yang menguntungkan berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular.

Itulah beberapa tips yang bisa Sahabat Kaef ikuti selama berpuasa di tengah pandemi COVID-19 ini. Pastikan tetap menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi multivitamin supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Membeli multivitamin pun menjadi mudah dengan aplikasi Kimia Farma Mobile. Tinggal order dan pesanan Sahabat Kaef akan diantar dalam waktu yang cepat. Jadi, tunggu apa lagi? Download Kimia Farma Mobile sekarang juga di App Store dan Google Play.

Sumber 

https://www.healthline.com/nutrition/how-to-boost-immune-health https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5533165/5-tips-sehat-agar-puasa-lancar-selama-pandemi