You are currently viewing 7 Tips Mengatasi Kurang Tidur Saat Berpuasa

7 Tips Mengatasi Kurang Tidur Saat Berpuasa

Tubuh yang bugar merupakan salah satu kunci sukses menjalankan ibadah puasa. Namun bagi sebagian orang, gangguan kurang tidur saat berpuasa terkadang menjadi salah satu tantangan yang cukup berat.

Insomnia atau kurang tidur menjadi salah satu penyebab tubuh menjadi tidak bugar dan segar. Bahkan tidak sedikit juga yang sering mengalami sakit kepala atau migrain. Hal tersebut tentu akan membuat aktivitas puasa  menjadi tidak nyaman.

Tips  Mengatasi Kurang Tidur Saat Berpuasa

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kurang tidur selama bulan puasa. Cara tersebut juga mampu menghilangkan kebiasaan tersebut meski bulan puasa sudah berlalu asalkan dapat mengaplikasikannya secara terus menerus.

Berikut ini cara mengatasi kebiasaan kurang tidur saat berpuasa.

1.  Mengatur Jam Tidur

Hal pertama dan yang paling simple adalah secara disiplin mengatur jadwal tidur.  Mengingat ketika puasa harus bangun lebih pagi untuk santap sahur, maka guna menghindari kurang tidur, Sahabat Kaef perlu mengatur jam tidur di malam harinya. Jadi, setelah salat tarawih, menyelesaikan tugas rumah, dan makan malam, sebaiknya segeralah tidur. Untuk durasi tidurnya sendiri diusahakan 7 jam saja. Agar cepat terlelap dan tidur dapat berkualitas, bisa mengatur kamar tidur senyaman mungkin, misalnya dengan meredupkan lampu kamar, menyalakan humidifier, atau mendengarkan lagu pengantar tidur.

2.  Mengurangi Minuman Berkafein

Kurang tidur saat berpuasa bisa disebabkan oleh gaya hidup sendiri. Salah satu contohnya yaitu gemar mengkonsumsi kopi atau minuman berkafein. Potensi kurang tidur di bulan puasa lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa. Pasalnya, aktivitas minum kopi akan dilakukan di malam hari. Inilah yang menjadi penyebab kemungkinan kurang istirahat..

Usahakan untuk menghentikan kebiasaan ini selama bulan puasa jika ingin memiliki kualitas tidur yang bagus. Selain kopi, pastikan juga mengurangi nikotin karena dua hal tersebut bisa memengaruhi jam istirahat. Ganti minuman dengan minuman-minuman lain yang lebih sehat dan menyegarkan selama bulan puasa.

3.  Lakukan Olahraga Ringan 

Selama bulan puasa masih tetap bisa berolahraga dalam porsi yang kecil. Selain itu, pilih juga jenis olahraga yang ringan dan mudah untuk dilakukan. Olahraga di sore hari bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi kurang tidur saat berpuasa.

Selain itu, aktivitas fisik ini juga bagus untuk mencegah stres. Dengan olahraga ringan setiap sore, tubuh pun akan terasa ringan dan menjadi lebih rileks di malam hari.

Ada banyak jenis olahraga ringan yang bisa dipilih. Beberapa di antaranya yaitu seperti bersepeda, jogging, dan beberapa olahraga ringan lainnya.

4.  Membuat Suasana Ruang Tidur Senyaman Mungkin

Kurang tidur saat berpuasa juga bisa diakibatkan oleh suasana tempat tidur yang kurang atau tidak nyaman sama sekali. Maka dari itu, cek terlebih dahulu apa yang kurang dari tempat tidur.

Salah satu yang harus diperhatikan pertama adalah bagian ventilasi ruangan. Pastikan kamar memiliki ventilasi agar udara di malam hari tidak terasa pengap dan juga sesak, terutama memasuki musim kemarau atau panas.

Ventilasi akan membuat ruangan menjadi lebih nyaman. Namun tetap perhatikan juga debu-debu yang berpotensi masuk ke dalam celah ventilasi agar selalu dibersihkan secara rutin.

Pastikan juga selalu membersihkan sarung bantal, selimut, dan menjaga kebersihan tempat tidur. Gunakan juga pewangi ruangan dan juga lampu tidur agar suasana ruangan menjadi lebih kondusif untuk beristirahat.

5.  Ketahui Cara Terbaik untuk Mengatur Pencahayaan Kamar

Setiap orang memiliki selera yang berbeda-beda terkait pengaturan pencahayaan kamar. Ada yang suka lampu kamarnya dimatikan, ada juga yang suka lampu kamarnya tetap terang saat tidur di malam hari.

Mematikan lampu kamar sebenarnya bisa membantu agar mudah tertidur di malam hari. Untuk yang tidak menyukai suasana tersebut bisa menggunakan lampu tidur yang redup sebagai cara untuk menyiasatinya.

Hal ini juga berlaku juga untuk cahaya-cahaya yang keluar dari gawai atau gadget yang digunakan. Alangkah baiknya  mematikan semua gadget sebelum tidur agar tidur makin berkualitas.

6.  Usahakan Tidur Siang

Cara atasi kantuk saat puasa yang selanjutnya adalah dengan tidur siang. Pastikan untuk tidak tidur terlalu lama karena dapat membuat pekerjaan yang ada tidak selesai. Sempatkan waktu untuk tidur siang selama maksimal 20 menit. Selain bisa mengatasi kurang tidur saat puasa, tidur siang juga akan membuatmu lebih berstamina untuk kembali menjalani aktivitas.

7.  Memperhatikan Pola Makan

Kurang tidur selama menjalankan ibadah puasa juga bisa disebabkan oleh pola makan. Meskipun sedang berpuasa, pastikanlah tetap menjaga pola makan yang sehat. Hindari makanan-makanan yang tinggi kalori, terlalu manis atau terlalu sering mengkonsumsi makanan berminyak saat berbuka.

Di sisi lain, makanan-makanan tersebut juga menjadi penyebab tidur  tidak nyenyak di malam hari. Maka dari itu, tetap jaga kesehatan selama bulan puasa dengan memilih makanan-makanan yang sehat dan menyehatkan.

Nah, itulah beberapa cara mengatasi kurang tidur saat berpuasa yang bisa dilakukan. Selain mengetahui mengatasi waktu tidur dengan baik, Sahabat Kaef juga bisa mengkonsumsi suplemen atau multivitamin saat berbuka atau sahur untuk menambah imun tubuh.

Sahabat Kaef bisa memenuhi kebutuhan suplemen atau multivitamin yang diperlukan melalui aplikasi Kimia Farma Mobile. Caranya download aplikasi Kimia Farma Mobile melalui App Store atau Google Play, setelah itu Sahabat Kaef bisa membeli kebutuhan untuk membeli suplemen atau multivitamin melalui aplikasi Kimia Farma Mobile.

Sumber 

https://www.healthline.com/nutrition/17-tips-to-sleep-better#14.-Rule-out-a-sleep-disorder

http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/tips-mengatur-pola-tidur-saat-bulan-puasa https://www.suaramerdeka.com/gaya-hidup/pr-043183371/tips-mengatur-pola-tidur-saat-bulan-puasa