click to enable zoom
searching...
We didn't find any results
open map
View Roadmap Satellite Hybrid Terrain My Location Fullscreen Prev Next
More Search Options
We found 0 results. View results
Advanced Search
More Search Options
we found 0 results
Your search results

Mental Kuat Selama Pandemi Covid-19

Posted by ADHI SOBA on October 7, 2020
| 0

Masih berlangsungnya pandemi virus corona (COVID-19) membuat masyarakat cemas dan takut. Kegiatan-kegiatan seperti sekolah dan perkantoran harus dihentikan untuk sementara waktu. Banyak orang saat ini harus bekerja di rumah karena ada imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah (WFH). Oleh karena itu, banyak orang kini menghabiskan waktu di rumah saja, dalam periode jauh lebih lama dari biasanya. Kegiatan di luar rumah sangat penting untuk dibatasi, kecuali karena ada keperluan mendesak, demi mencegah penularan COVID-19. Sebagian orang mungkin merasa nyaman bekerja dari rumah, namun tidak sedikit yang merasa bosan hingga mengalami stres.

Informasi yang simpang siur, lebih jauh, tak ada kepastian pandemi akan berakhir, membuat sebagian orang rentan mengalami gangguan mental. Karena itulah yang menjadi prioritas saat ini adalah menjaga kesehatan fisik. Selain menjaga kesehatan fisik tubuh, kesehatan mental menjadi hal yang sangat penting di saat pandemi.Kesehatan fisik dan mental harus berjalan selaras.

Melihat akan pentingnya keterlibatan Kimia Farma Apotek sebagai Healthcare Solution, maka para millenial Kimia Farma Apotek Unit Bisnis Surakarta berinisiatif untuk membuat video himbauan untuk disiarkan di 24 outlet KFA UB Surakarta agar dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat khususnya pelanggan Kimia Farma.

“Bagi saya kesehatan Mental menjadi salah satu dampak yang mengancam masyarakat selama Pandemi Covid-19 Berlangsung. Karantina, kematian, kemiskinan, dan kegelisahan akibat pandemi COVID-19 memicu krisis kesehatan mental yang serius” (ungkap Muhammad Idris Abdullah selaku Bussines Manager KFA UB Surakarta).

“Kejadian yang belum pernah kita hadapi sebelumnya dan tidak ada yang tahu kapan semua ini akan berakhir dan seperti apa setelahnya. Hal tersebut memunculkan berbagai persepsi yang tidak menentu di dalam pikiran kita. kita dihadapkan oleh banyak kebiasaan baru yang benar-benar berbeda drastis dari kehidupan normal sebelumnya” (ungkap Sumpeno selaku KTU BM Surakarta).

 “Jangan telalu paranoid dalam memandang situasi sekarang ini. Dalam situasi ini, kita tetap perlu update mengenai kondisi terkini. Ambil informasi dari sumber yang terpercaya, jangan gampang percaya berita hoax yang beredar dikalangan masyarakat dan media masa. Berdamai dengan keadaan menjadi salah satu kiat untuk tetap menjaga kesehatan mental. Masyarakat harus bisa memandang kebijakan pemerintah untuk membatasi interaksi dalam PSBB ini dari sudut pandang yang positif” (ungkap Listyani Himawan selaku HRD BM Surakarta).

“Sedih, tertekan, khawatir, bingung, atau marah itu adalah normal saat kita berada dalam masa krisis pandemi.  Namun kita harus berusaha untuk tetap berpikir positif sehingga tidak mempengaruhi kesehatan mental kita. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi stres selama wabah COVID-19” (ungkap Unggun Pribadi Rahman selaku Phm KF Solo Baru)

1.         Sharing dan saling mendengarkan

“Salah satu kebutuhan mendasar manusia adalah kebutuhan untuk mendengarkan dan didengarkan. Bicaralah pada orang yang Anda percayai. Ceritakan perasaan Anda, bagi suasana hati dengan teman, keluarga, atau orang yang Anda kasihi” (ungkap Nonga Pratiwi selaku Phm KF 326 Veteran).

2.Tetaplah menjaga hubungan baik dengan orang-orang yang Anda sayangi.
“Gunakan whattsap, telepon, e-mail, atau media sosial untuk saling menguatkan dan memberi motivasi selama menjalani masa pandemi yang sulit” (ungkap Ratih Kharisma selaku Phm KF Kadipiro).

3. Gunakan sumber terpercaya untuk mendapatkan informasi tentang COVID-19.  
“Tidak semua informasi tentang COVID-19 itu benar. Dapatkan fakta sesungguhnya tentang resiko dan cara pencegahan COVID-19 yang tepat dari sumber informasi terpercaya, seperti situs web WHO, Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan. Jangan sekedar mendengarkan pendapat-pendapat pribadi di media sosial yang belum teruji kebenarannya” (ungkap Hana Wahyuni selaku Phm KF Slamet Riyadi).

4. Kurangi waktu Anda dan keluarga menonton, membaca, atau mendengarkan liputan berita yang meresahkan. 
“Selingi dengan bacaan dan tontonan yang menghibur hati Anda dan keluarga. Ceriakan hari-hari Anda di dalam rumah, lakukan hal-hal yang menyenangkan dan menenangkan hati” (ungkap Zulva Nur Fadillah selaku Phm KF Radjiman).

5. Jangan mengkonsumsi tembakau, alkohol, atau obat-obatan lain untuk mengatasi perasaan Anda.        
“Jagalah tubuh Anda tetap sehat dengan menerapkan gaya hidup yang sehat. Atur pola makan dengan makanan bergizi. Atur pola tidur Anda dan istirahatlah yang cukup. Tetaplah berolahraga dan beraktivitas fisik di dalam rumah” (ungkap Dhinar Asti selaku Phm KF Pandanaran).

6. Tidak perlu panik, cucilah tangan Anda dengan sabun.         
“Apakah sabun dan air saja cukup? Jawabannya adalah iya, karena sabun menembus lapisan lemak virus, kemudian menghancurkannya. Aliran air lalu akan menghanyutkan debu dan sisa-sisa virus yang telah dihancurkan. Tidak perlu panik mencari dan membeli cairan antiseptik handsrub yang harganya sudah tidak masuk akal” (ungkap Emilia Wisna selaku Phm KF 420 Kartasura).

7. Selalu patuhi protokol kesehatan           
“Meskipun kita berada di negara khatulistiwa yang panas dan lembap, faktanya penyebaran virus covid 19 tidak terpengaruh cuaca dan bisa bertransmisi di semua area. Untuk itu lindungi diri anda, keluarga dan lingkungan sekitar anda. Pakailah masker, hindari keramaian, jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter, patuhi untuk selalu dirumah saja, jika anda terpaksa untuk keluar rumah selalu patuhi protokol kesehatan” (ungkap Ayu Astini selaku Phm KF Karanganyar).

8. Bahagiakan hati dengan membantu orang lain
“Mulailah memikirkan orang lain dan bagaimana membantunya. Gunakan kemampuan yang kita miliki untuk membantu orang lain. Donasi sekecil apapun yang kita berikan tidak akan luput dari perhitunganNya. Bukankah sodaqoh itu menolak bala?” (ungkap Reyhan Ahmaniar selaku Phm KF Pahlawan).

9. Saling mendoakan dan meminta perlindungan kepada Allah sang Pencipta
“Mohon agar keluarga selalu diberikan kesehatan dan dijauhkan dari penyakit. Doakan teman, pasien, petugas medis, dan semua orang yang membutuhkan agar diberi kesabaran, ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi masa pandemi ini. Mohon rahmat Allah dan kasih sayangNya agar pandemi segera berlalu” (ungkap Puzakal Hamied selaku Phm KF Ngawi).

10. konsultasikan  kesehatan anda denga ahlinya

“Jika informasi yang anda dapatkan dirasa masih kurang.  Anda bisa menghubungi untuk berkonsultasi dengan tenaga professional seperti psikolog klinis dan dokter spesialis kedokteran jiwa/psikiater. Salah satunya melalui instagram @kimiafarmawongsolo” (ungkap Lusi Maidona selaku Phm KF Sultan Agung).

“Banyak hal positif yang dapat kita ambil dari dari program PSBB kita jadi tidak perlu melihat jalanan Surakarta yang tiap hari macet. Kita mempunyai banyak waktu untuk menghabiskan bersama keluarga. Ibadah juga perlu, untuk mendekatkan diri kepada Tuhan juga menjadi kunci untuk bisa mendapatkan rasa nyaman. Selain itu, menunjukkan kepedulian terhadap sekitar dengan ikut turun sebagai relawan juga bisa membantu melindungi pikiran dari gangguan stress selama masa Pandemi COVID 19 ini berlangsung” (ungkap Ayu Rimba selaku Phm KF 87 Jebres).

Mengakhiri semuanya video ditutup oleh pesan bapak Idris Abdullah dan jargon andalan kimia farma. “Jaga diri dan keluarga anda dari virus corona, Terapkan protokol kesehatan sesuai prosedur yang baik, salam sehat, kimia farma EPIC” (tutup Muhammad Idris Abdullah selaku Bussines Manager KFA UB Surakarta).

Terima Kasih,

Semoga sehat selalu,

Kimia Farma Apotek Unit Bisnis Surakarta.

link videotron

Leave a Reply

Your email address will not be published.

  • Cari Apoteker

Compare Listings