click to enable zoom
searching...
We didn't find any results
open map
View Roadmap Satellite Hybrid Terrain My Location Fullscreen Prev Next
More Search Options
We found 0 results. View results
Advanced Search
More Search Options
we found 0 results
Your search results

Mitos dan Fakta Seputar Pandemi Covid-19. “Benarkah menkonsumsi minuman herbal (empon-empon) dan Vitamin C dosis tinggi dapat mencegah infeksi Covid-19 ? “

Posted by NANA PERMANA on July 28, 2020
| 0

Banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mencegah dan menghambat laju penyebaran infeksi Covid-19 di Indonesia. Selain dengan menggunakan masker, sarung tangan, sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak, juga banyak beredar informasi mengenai mengkonsumsi makanan dan suplemen tertentu yang berkhasiat dapat mencegah infeksi Covid-19. Termasuk diantaranya yaitu mengkonsumsi minuman herbal yang lebih dikenal dengan empon-empon dan juga vitamin C dosis tinggi.

Di awal pandemi Covid-19 di Indonesia, empon-empon dan vitamin C dosis tinggi menjadi komoditas yang dipercaya dapat mencegah infeksi Covid-19 sehingga banyak dicari oleh masyarakat yang akibatnya kedua komoditas tersebut mengalami kelangkaan dan melonjak harganya di pasaran. Bahkan hingga kini beberapa jenis vitamin C dosis tinggi masih banyak dicari dan mengalami kelangkaan ketersediaannya di pasaran.

Namun benarkah mengkonsumsi empon-empon dan vitamin C dosis tinggi dapat mencegah infeksi Covid-19, atau hanya mitos ?. Dalam artikel ini  Insyaa Allah akan dibahas mengenai fakta khasiat empon-empon dan vitamin C terkait dengan pencegahan Covid-19.

  1. Empon-empon

Ramuan empon-empon ini antara lain terdiri dari temulawak, jahe, kunyit, kencur, dan sereh. Sudah sejak lama nenek moyang kita memanfaatkan tanaman yang termasuk kelompok empon-empon ini untuk pengobatan tradisional dan bumbu masakan.

Empon-empon terbukti aman untuk kesehatan. Dalam Peraturan MENKES/187/2017 Tentang Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia menyebutkan, formularium ramuan obat tradisional Indonesia (FROTI) merupakan informasi tentang jenis-jenis tumbuhan obat yang tumbuh di Indonesia yang telah terbukti aman jika digunakan sesuai aturan dan secara empiris bermanfaat bagi kesehatan.

Berikut manfaat dari empon-empon :

  • Jahe yang dimaksud di sini yakni jahe merah. Jahe merah bermanfaat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Hal ini agar tubuh tubuh tetap fit. Ekstrak jahe merah dapat mencegah dan membunuh bakteri berbahaya dalam tubuh. Karena itu sistem kekebalan tubuh akan meningkat.
  • Manfaat temulawak yakni salah satunya untuk menjaga kebugaran. 
  • Manfaat kunyit yakni antioksidan, antitumor, dan antikanker. Sebab senyawa yang terkandung dalam kunyit yaitu kurkuminoid dan minyak atsiri mempunyai peranan dalam pemanfaatan kunyit. Senyawa kurkuminoid dalam rimpang kunyit memiliki sifat sitotoksik yang dapat menghambat proliferasi sel-sel kanker dan dapat mengurangi dan menghilangkan bau, rasa gatal, dan mengurangi ukuran luka dari kanker. Oleh karena itu, kunyit memungkinkan untuk digunakan sebagai antiradang yang berguna dalam terapi pengobatan kanker dan tumor.
  • Manfaat kencur salah satunya mengobati batuk. Sebab kencur mengandung zat yang juga terkandung dalam jahe dan kunyit. Kencur dapat menjadi obat tradisional untuk atasi batuk berdahak, membuat pernapasan lebih lega, dan membantu proses penyembuhan batuk yang optimal.
  •  Salah satu manfaat sereh yakni menurunkan demam. Kandungan sereh juga bisa membantu mengeluarkan zat-zat berbahaya dari tubuh.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa mengkonsumsi minuman herbal tersebut bisa membantu tubuh dalam melawan covid-19. Kandungan curcumin di dalamnya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Vitamin C dosis tinggi

Vitamin C sudah lama dikenal dan merupakan suplemen vitamin yang paling populer di masyarakat. Vitamin C dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan sangat dibutuhkan saat kondisi tubuh kurang sehat dan seringkali diberikan pada kondisi sakit flu.

Secara umum manfaat vitamin C adalah sebagai berikut :

  •  pertama, meningkatkan kekebalan tubuh dengan meningkatkan kinerja sel natural killer untuk mencari dan membunuh sel kanker atau sel lain yg membahayakan tubuh.
  • Kedua, mendukung kerja neutrofil, sel pertama dari sistem kekebalan tubuh yang merespons dengan cara menyerang bakteri atau virus.
  • Manfaat ketiga, Vitamin C membantu meningkatkan kinerja limfosit dalam melacak virus dan bakteri yang bisa mengancam kesehatan tubuh.
  • Vitamin C ini juga sangat ampuh dalam membentuk antibodi yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Secara kimia, struktur molekul dari vitamin C, gugus hidroksilnya siap berikatan dengan radikal bebas, benda asing termasuk virus Covid-19, sehingga resiko tubuh manusia (host) terinfeksi virus korona ini akan berkurang.

Vitamin C tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Oleh sebab itu pemenuhan vitamin C diperoleh dari konsumsi makanan berupa sayuran dan buah-buahan.  Menurut AKG (Angka Kecukupan Gizi) tahun 2013, anak di atas satu tahun membutuhkan asupan vitamin C sebanyak 40-45 mg. Sedangkan remaja berusia di atas 12 tahun perlu memenuhi kebutuhan vitamin C paling tidak 65-90 mg per hari. Untuk orang dewasa di atas 18 tahun, kebutuhan vitamin C harian Anda adalah 75-90 mg.

Lalu perlukah mengonsumsi vitamin C dosis tinggi setiap hari ?

Kebutuhan vitamin C harian berdasarkan AKG memang sangat jauh dari dosis yang ditawarkan macam-macam produk suplemen vitamin. Pasalnya, sel-sel tubuh manusia tidak bisa menyerap kebanyakan vitamin C dalam sehari. Menurut penelitian dalam Journal of the American Medical Association (JAMA), tubuh manusia hanya mampu mencerna 200 mg vitamin C setiap harinya. Lebih dari itu, vitamin C tidak akan diserap dan tak ada gunanya buat sel-sel tubuh.

konsumsi vitamin C dengan dosis di atas 1000 mg/hari menyebabkan absorbsi menurun hingga 50%, produk hasil yaitu asam askorbat (vitamin C) yang tidak dimetabolisme ini akan diekskresikan melalui ginjal dan dapat menimbulkan resiko batu ginjal. Selain itu Beberapa efek samping terlalu banyak mengonsumsi vitamin C yang lain yaitu sakit perut, diare, kram perut, insomnia, dan heartburn. Dari penjelasan diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa salah satu cara terbaik untuk melawan Pandemi Covid-19 adalah dengan meningkatkan kekebalan tubuh/immunitas dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan vitamin C sehari-hari dengan sumber vitamin C terbaik yaitu dari konsumsi sayuran dan buah-buahan.

Sumber : Dikumpulkan dari berbagai artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.

  • Cari Apoteker

Compare Listings