More Search Options
We found 0 results. View results
Advanced Search
More Search Options
we found 0 results
Your search results

KIMIA FARMA SIAP LAKSANAKAN “NEW NORMAL”

Posted by AGUS SUPARMAN on July 27, 2020
| 0

Pengenalan New Normal di Kimia Farma

Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun, roda perekonomian harus tetap berjalan, maka tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan. Untuk itu, pemerintah menerbitkan panduan New Normal melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Hal ini tentunya membuat semua orang menyiapkan diri untuk menyambut era New Normal dengan tetap seoptimal mungkin memperhatikan protokol penanganan COVID-19 sebagaimana kebijakan PSBB di masing-masing wilayah. Mengenai hal ini, pemerintah melalui Juru bicara penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa artinya masyarakat harus lebih berdisiplin untuk mematuhi seluruh anjuran pemerintah. “Kita harus mengaktifkan kembali cara-cara hidup dengan kenormalan yang baru. Oleh karena itu kami ingatkan kembali untuk rutin cuci tangan pakai sabun, gunakan masker bila keluar rumah,” pangkasnya yang dilansir di situs kemenkes.go.id.

Pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi COVID-19. Organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO) telah menyiapkan pedoman transisi menuju New Normal selama pandemi COVID-19. Dilansir dari halaman resmi CNN Indonesia, Direktur Regional WHO untuk Eropa Henri P. Kluge mengatakan bahwa setiap langkah transisi menuju the New Normal harus dipandu oleh prinsip kesehatan masyarakat, bersama dengan pertimbangan ekonomi dan sosial. “Saya menyerukan solidaritas antar negara, inilah saatnya untuk meningkatkan dan menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan bertanggung jawab untuk mengarahkan kita melewati badai ini,” ujarnya pada Kamis, 14 Mei 2020.

Sebagai tindak lanjut anjuran pemerintah tersebut, PT. Kimia Farma, mendukung penuh segala upaya Pemerintah dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Maka dari itu masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona COVID-19 dengan tatanan baru. Kimia Farma telah mengambil langkah preventif untuk melindungi masyarakat dengan penanganan COVID-19 di masing-masing wilayah. Kimia Farma juga memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dengan menyediakan fasilitas layanan belanja dari rumah (Home Shopping) dan juga membuka layanan delivery atau pesan antar obat.

Dengan adanya keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19 di tatanan tempat kerja, diharapkan dapat membantu meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh COVID19 terhadap keberlangsungan dunia kerja, dan secara makro dapat berkontribusi menekan COVID-19 pada masyarakat, sehingga penyebaran COVID-19 dapat dicegah dan dikendalikan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Compare Listings